Marquez Akui Dirinya Tak Pilih Strategi dan Ban Terbaik
Editor Bolanet | 22 Agustus 2016 11:30
Marquez finis ketiga dalam balapan yang dimulai dalam kondisi basah itu. Dengan ban depan dan belakang lunak, ia tak bisa menyamai level performa Crutchlow dan Rossi, namun puas bisa memperlebar jarak poin di klasemen dari Jorge Lorenzo, yang gagal meraih poin dengan finis ke-17.
Kami tak menjalankan strategi terbaik dan tak memilih ban terbaik pula, tapi tak apa. Ini benar-benar keputusan saya, karena saya pikir bakal flag-to-flag. Biasanya, lintasan ini cepat mengering, namun ternyata tetap basah, hingga saya harus mengatur performa ban, ujar Marquez kepada Crash.net.
Saya mencoba mencari bagian lintasan yang masih basah, dan saat Cal dan Vale menyalip, saya melihat mereka pakai ban keras. Saya tak mau terganggu atas hal ini, jadi saya fokus mengendalikan Andrea Iannone dan Hector Barbera. Pada empat lap terakhir, saya pun menyerang demi podium, lanjutnya.
Meski sang tandem, Dani Pedrosa terus kesulitan di atas RC213V dan hanya finis ke-12, Marquez mengaku tetap merasa kuat baik dalam kondisi kering maupun basah, walaupun akselerasi Honda masih merupakan masalah terbesar di kondisi kering.
Yang terpenting adalah saya merasa kuat di kondisi kering dan basah, jadi ini bagus untuk posisi di klasemen. Dalam kondisi kering, akselerasi jauh lebih penting, tapi ini titik lemah kami. Dalam kondisi basah, akselerasi kami terbatas di ban belakang, bukan mesin atau wheelie, dan kami tetap kompetitif, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


