Marquez: Fans Inginkan Drama antara Saya dan Lorenzo
Anindhya Danartikanya | 14 Desember 2018 14:15
Bola.net - - Mengawinkan 12 gelar dunia di Repsol Honda, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo pun dipastikan menjadi sorotan utama di MotoGP musim depan. Dinilai sebagai dua rider terkuat yang ada di grid, keduanya diprediksi akan menjalani pertarungan sengit baik di dalam maupun di luar lintasan.
Lorenzo dipastikan membela Repsol Honda usai CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali menyatakan dirinya merupakan 'juara dunia yang tak mampu mengeluarkan potensi Desmosedici' sekaligus ingin menggantinya dengan Danilo Petrucci.
Por Fuera pun 'selamat' dari kemungkinan pensiun dini setelah direkrut Repsol Honda, yang mencari pengganti Dani Pedrosa. Berkat keputusan ini, Lorenzo pun akan bertandem dengan Marquez, yang sejak 2013 menjadi salah satu rival terberatnya.
Sengit Tapi Profesional

Marquez dan Lorenzo pun diprediksi akan menjalani rivalitas seperti dua legenda Formula 1, Ayrton Senna dan Alain Prost di era 1980an. Senna dan Prost dikenal kerap bersitegang baik saat keduanya membela tim berbeda maupun saat sama-sama membela McLaren. Keduanya juga kerap bersaing sengit di lintasan dan cekcok di paddock.
"Saya tak yakin Jorge dan saya akan menghadapi ketegangan yang sama seperti Ayrton Senna dan Alain Prost. Jelas setiap rider ingin menang dan bertarung di depan, dan kami berdua akan mengerahkan 100% di lintasan. Kami telah menjalani pertarungan sengit seperti di Austria dan Brno, dan kami punya hubungan yang profesional," ujar Marquez kepada GPOne.
Hindari Drama
Kepada Speedweek, Marquez pun mengaku dapat memahami banyak orang menantikan 'drama' di antara dirinya dan Lorenzo, namun rider 25 tahun ini bertekad untuk menghindarinya dan lebih fokus pada persaingan di lintasan.
"Orang menginginkan drama tahun depan, dan saya bisa memakluminya. Tapi Jorge dan saya adalah dua orang profesional. Kompetisi akan terjadi di lintasan. Kami berdua sama-sama tahu bahwa tugas kamilah bertarung di sana," pungkas Marquez.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi Jadi CEO Baru Red Bull KTM Tech 3, Guenther Steiner Merasa Jadi 'Rookie' di MotoGP
Otomotif 9 Februari 2026, 10:09
-
Tak Cuma Pembalap, Kontrak 5 Tim Satelit MotoGP Juga Bakal Habis pada Akhir 2026
Otomotif 7 Februari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Cuma Satu Stadion yang Belum Ditaklukkan Erling Haaland di Premier League, Di Mana?
Liga Inggris 9 Februari 2026, 19:51
-
Kini Jadi Pelatih Maverick Vinales di MotoGP, Jorge Lorenzo Merasa 'Hidup Kembali'
Otomotif 9 Februari 2026, 19:50
-
Seberapa Bagus Gianluigi Donnarumma Dibanding Kiper Premier League Lain?
Liga Inggris 9 Februari 2026, 19:48
-
Jorge Lorenzo Ngaku Sempat Kaget Dipercaya Maverick Vinales Jadi Pelatihnya di MotoGP
Otomotif 9 Februari 2026, 19:46
-
Live Streaming Roma vs Cagliari - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 9 Februari 2026, 19:45
-
Joan Laporta Mundur dari Presiden Barcelona, Siap Maju Lagi di Pemilu
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 19:33
-
Masih Tegang Jalani Adaptasi di MotoGP, Diogo Moreira Banyak Belajar dari Marc Marquez
Otomotif 9 Februari 2026, 16:31
-
Carragher Menyerah, Sepakat dengan Roy Keane: Liverpool Adalah Juara yang Buruk
Liga Inggris 9 Februari 2026, 16:03
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57











