Marquez: Quartararo Rider Terbaik, Bisa Juarai MotoGP 2020
Anindhya Danartikanya | 16 September 2019 08:28
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, boleh jadi sukses merebut kemenangan di MotoGP Misano, San Marino, Minggu (15/9/2019). Meski begitu, ia mulai menyadari bahwa dirinya akan mendapat rival tambahan dalam perebutan gelar dunia musim depan. Hal ini ia sampaikan dalam sesi jumpa pers usai balap.
Rider yang dimaksud Marquez tentu adalah rider Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo. Meski tak mengendarai motor YZR-M1 versi pabrikan, El Diablo sukses memimpin balapan sejak Lap 3, namun harus puas finis kedua, usai tersalip oleh Marquez pada lap pamungkas. Menurut Marquez, Quartararo juga layak menang.
"Hari ini Fabio membuktikan ia punya potensi, talenta, motor, dan tim untuk memperebutkan gelar tahun depan. Saya sudah tahu ini, tapi ia membuktikannya kepada kita semua. Saya yakin, sejak sekarang sampai akhir musim, ia akan jadi rival berat dan akan memenangkan beberapa balapan," ujar Marquez seperti yang dilansir Crash.net.
Rider Terbaik Karena Terus Memimpin
Tak hanya bicara soal balapan, Marquez juga bicara soal peluang gelar tahun depan. "Kami akan coba menghalangi laju Fabio, tapi saya memprediksi tahun depan ia akan jadi rival berat untuk gelar dunia. Hari ini Fabio adalah pemenang atau rider terbaik dalam balapan karena ia memimpin sepanjang balapan," ungkapnya.
Marquez bahkan kembali menegaskan bahwa Quartararo telah membuktikan bahwa ia merupakan rider Yamaha terbaik. Maverick Vinales yang start dari pole bahkan harus puas finis ketiga, sementara Valentino Rossi dan Franco Morbidelli hanya finis keempat dan kelima, ditempel ketat oleh rider Ducati Team, Andrea Dovizioso.
"Caranya mengendarai Yamaha sangatlah baik. Anda bisa buntuti rider Yamaha lain tapi ia berkendara lebih baik, sangat tepat, terutama di tikungan-tikungan cepat," jelas Marquez, yang telah meraih tujuh kemenangan musim ini.
Krusial di Tikungan 11
Performa Quartararo yang garang di tikungan cepat juga memaksa Marquez putar otak demi menyalipnya di lap terakhir dan merebut kemenangan. Ia pun menyatakan bahwa momen krusial itu terjadi saat keduanya berusaha masuk ke Tikungan 11.
"Di Tikungan 11, saya coba menyalipnya sebelum Sektor 3, karena saya lihat jika saya ada di belakangnya sebelum Tikungan 11, saya bakal kalah. Jadi ia memang sangat cepat di tikungan-tikungan cepat, dan bahkan dengan slipstream pun saya tak bisa membuntutinya," tutupnya.
Berkat kemenangan ini, Marquez makin kokoh di puncak klasemen pebalap dengan koleksi 275 poin, unggul 93 poin dari Dovizioso di peringkat kedua. Marquez dan Quartararo akan kembali bertemu di MotoGP Aragon, Spanyol, pada 20-22 September mendatang.
Sumber: Crash.net
Baca Juga:
- Klasemen Sementara MotoGP 2019 Usai Seri Misano, San Marino
- Hasil Balap MotoGP Misano: Marquez Bekuk Quartararo di Lap Terakhir
- Klasemen Sementara Moto2 2019 Usai Seri Misano, San Marino
- Hasil Balap Moto2 Misano: Augusto Fernandez Bekuk Fabio di Giannantonio
- Klasemen Sementara Moto3 2019 Usai Seri Misano, San Marino
- Hasil Balap Moto3 Misano: Suzuki Rebut Kemenangan untuk Tim Simoncelli
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








