Marquez: Quartararo Sukses Bikin 'Panas' Vinales dan Rossi
Anindhya Danartikanya | 10 Juli 2019 15:15
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, meyakini bahwa performa gemilang Fabio Quartararo di MotoGP musim ini sukses bikin 'panas' dua pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi. Hal ini disampaikan Marquez kepada AS Motor.
Quartararo, yang merupakan dua kali juara CEV Moto3, memang sempat melewati jalan bergeronjal pada musim-musim perdananya di ajang Grand Prix. Meski begitu, ia kembali melakukan gebrakan usai memenangi balapan di Moto2 Catalunya tahun lalu.
Gebrakan ini membuat Yamaha tertarik menggaetnya untuk diturunkan di Petronas Yamaha SRT musim ini. Uniknya, El Diablo langsung kompetitif, meski mengendarai YZR-M1 dengan spek terendah dibanding M1 milik Vinales, Rossi, dan Franco Morbidelli.
Menjelang musim panas ini, Quartararo memang masih berada di belakang Vinales dan Rossi pada klasemen pebalp, namun ia telah mengoleksi tiga pole dan dua podium, serta konsisten bertarung di papan atas.
Quartararo Emban Beban Besar
Marquez pun mengaku sangat takjub melihat performa gemilang Quartararo musim ini. Meski begitu, ia yakin Quartararo punya beban tersendiri, mengingat ia satu-satunya harapan Prancis saat ini, karena Johann Zarco saat ini justru kesulitan beradaptasi dengan KTM.
"Saya selalu bilang para rider Spanyol beruntung, karena beban kami terbagi rata, jadi negara tak hanya bergantung pada satu rider. Fabio adalah harapan Prancis, dan bagi semua penggemar Prancis, ia satu-satunya rider yang saat ini berpeluang menang dan naik podium. Ini jelas beban besar baginya," ujarnya.
Marquez juga yakin beban Quartararo bakal makin besar saat ia bukan lagi debutan dan makin sering tampil di papan atas. "Pada 2013, beban saya tak sebesar sekarang. Jika saya naik podium, berarti situasi berjalan baik. Jika masuk lima besar, saya dimaklumi karena itu musim pertama, dan jika saya menang, orang tak berkata apa-apa," tuturnya.
Dorong Level Vinales-Rossi
Di lain sisi, Marquez menyebut Quartararo merupakan referensi utama Yamaha saat ini. Performanya yang garang di atas M1 dengan spek terendah, jelas membuat Vinales dan Rossi kelabakan, mengingat keduanya justru kerap mengeluhkan grip dan elektronik, masalah yang sudah merundung mereka sejak 2017.
"Sudah jelas bahwa sejak turun di MotoGP, Fabio mengalami progres yang terus naik dan ini sangat bagus. Sejak tiba di Yamaha, ia telah beradaptasi dengan sangat baik pada motornya, dan saya yakin Fabio telah membuat level Maverick dan Vale semakin tinggi, karena Fabio tahu cara melaju cepat dengan motor mereka," pungkas Marquez.
Menjelang rehat musim panas ini, Quartararo tengah duduk di peringkat 8 pada klasemen pebalap dengan 67 poin, tertinggal 18 poin dari Vinales di peringkat 5 dan 13 poin dari Rossi di peringkat 6. Morbidelli pun duduk di peringkat 11 dengan 52 poin.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


