Masih Ingin Juarai MotoGP, Fabio Quartararo Ogah Dengar Komentar Nyinyir
Anindhya Danartikanya | 9 Maret 2021 14:00
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, sangat menyadari dirinya memang kelewat emosional selama dua musim terakhir. Sejak akhir musim lalu, ia pun bekerja intensif dengan psikolog demi belajar lebih tenang, yakni hal yang sangat penting menjelang MotoGP 2021 karena kini ia membela tim pabrikan.
Usai memberikan gebrakan pada 2019 sebagai debutan lewat enam pole dan tujuh podium, Quartararo memang meraih tiga kemenangan pada 2020, namun performanya sangat angin-anginan. Usai memimpin klasemen selama sembilan seri pertama, ia justru terjun bebas ke peringkat delapan pada akhir musim.
Kini membela tim utama Yamaha, rider Prancis tentu masih menjadikan gelar dunia sebagai asa utamanya musim ini. Namun, berdasarkan pengalaman musim lalu, ia tak mau lagi gegabah. Ia yakin, target meraih gelar memang harus selalu ia ingat, namun demi mewujudkannya, ia harus fokus pada balapan demi balapan.
Tak Mau Lagi Gegabah

"Saya rasa, memang penting untuk terus memikirkan gelar. Tapi saya ingin melakukannya secara bertahap. Contoh, saat balapan di Qatar nanti, saya ingin memperebutkan kemenangan atau podium. Dari sana, kami akan melaju sedikit demi sedikit, tak boleh kelewat memikirkan gelar dunia," ujar El Diablo via MotosanGP, Senin (8/3/2021).
Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Itulah yang ingin diterapkan Quartararo musim ini. "Kami harus melakukannya selangkah demi selangkah sampai akhirnya duduk di peringkat yang baik untuk memperebutkan gelar. Itulah target saya, tapi harus dilakukan bertahap," lanjut pembalap berusia 21 tahun ini.
Quartararo juga menyatakan, soal karakter, ia merasa sama sekali tak mengalami perubahan menjelang musim baru. Namun, musim 2020 yang berjalan berat memberinya banyak pelajaran penting. Kini ia ingin bekerja lebih tenang, tak lagi emosional, dan tak mau lagi mendengarkan komentar-komentar nyinyir soal dirinya.
Terlalu Sering Dengar Komentar Orang Bikin Tak 'Sehat'
"Saya tak terlalu banyak mengalami perubahan. Hanya saja, kini saya punya pengalaman lebih banyak dari setahun lalu. Musim lalu memang sangat berat, tapi saya juga dapat banyak pelajaran berharga," ungkap Quartararo, yang musim ini mengambil alih posisi idolanya sendiri, Valentino Rossi.
"Saya belajar bekerja lebih tenang dan lebih fokus pada diri sendiri. Saya tak mau lagi dengar komentar orang. Ini adalah hal yang harus saya perbaiki, yakni mengabaikan komentar-komentar yang bisa mengganggu saya. Terlalu banyak mendengar komentar orang sangat memengaruhi diri saya tanpa saya sadari," tutupnya.
Quartararo mengakhiri hari kedua uji coba pramusim di Losail, Qatar, Minggu (7/3/2021), sebagai pembalap tercepat. Uji coba pun bakal berlanjut pada 10-12 Maret di sirkuit yang sama. Seri pembuka juga bakal digelar di Losail pada 26-28 Maret.
Sumber: MotosanGP
Video: Kabar Terkini Pengerjaan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia
Baca Juga:
Danilo Petrucci Sebut Dani Pedrosa 'Muhammad Ali' versi MotoGP
Anggota VR46 Makin Sangar, Luca Marini Berdoa Valentino Rossi Tak Tutup Akademi
Marc Marquez: Cedera Ini Berperang dengan Kepercayaan Diri Saya
Marc Marquez Siap Kembali ke MotoGP, Tunggu Lampu Hijau dari Dokter
Galeri: Corak Keren 13 Motor MotoGP 2021 Tuai Pujian, Mana yang Jadi Favoritmu?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 Moto2 Hungaria 2026: Manuel Gonzalez dan David Alonso Memimpin
Otomotif 5 Juni 2026, 15:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















