Maverick Vinales Lebih Kepikiran Jebloknya Performa Yamaha Ketimbang Gelar Dunia
Anindhya Danartikanya | 9 November 2020 15:32
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, menyatakan performa YZR-M1 yang jeblok lebih penting dipusingkan ketimbang kans menjuarai MotoGP 2020. Hal ini ia sampaikan via Motorsport.com, Minggu (8/11/2020) usai finis ke-13 di MotoGP Eropa yang digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol.
Terlepas dari masalah katup mesin, sejak awal musim Yamaha memang dirundung masalah ketahanan hingga mengakibatkan begitu banyak kerusakan. Tenaga mesin yang mereka janjikan kepada para rider musim ini juga tak terpenuhi hingga kecepatan mereka di trek lurus masih tertinggal dari motor lain.
Akibat masalah ketahanan mesin pula, tiga dari lima alokasi mesin Vinales rusak dan tak bisa dipakai lagi, sementara sisanya sudah melebihi jarak tempuh yang wajar. Alhasil, ia terpaksa memakai mesin keenam dalam pekan balap kali ini dan start dari pitlane, sesuai regulasi yang ada.
Mustahil Rebut Gelar Dunia
Dengan mesin yang masih 'segar' pun, Vinales tak merasakan adanya performa signifikan dari motornya. Ia tak nyaman berkendara, dan membuatnya makin yakin gelar dunia bukan lagi target yang realistis bagi Yamaha, baik lewat dirinya, Fabio Quartararo, maupun Franco Morbidelli.
"Jelas cukup mustahil merebut gelar. Maksud saya, untuk jadi juara, saya harus menang sekali dan finis kedua sementara Joan Mir melakukan kesalahan. Jadi, sudah jelas ini sangat sulit. Jujur saja, saya sudah tak memikirkan gelar dunia, karena kami punya masalah lain," ujar rider Spanyol ini.
Vinales pun yakin sudah saatnya Yamaha fokus pada 2021, mencari cara yang lebih jitu untuk memperbaiki performa. "Masalah kami bukan gelar dunia, melainkan sungguh-sungguh di area lain. Saat ini, kecepatan kami sangat tertinggal, dan itulah yang harus kami atasi," ungkapnya.
Tak Ada Perangkat Baru untuk Dicoba
Meski begitu, Vinales tak yakin Yamaha akan langsung fokus pada 2021 dan menjadikan MotoGP Valencia (13-15 November) dan MotoGP Portugal (20-22 November) sebagai masa 'uji coba'. "Saat ini, kami tak punya perangkat baru untuk dijajal dalam dua balapan terakhir, jadi saya tak tahu," tutur juara dunia Moto3 2013 ini.
"Entah apa yang akan terjadi, karena kami tak punya informasi lebih daripada yang kami ketahui sekarang. Kita lihat saja nanti. Jelas Yamaha bekerja keras, mereka paham masalahnya, mereka tahu kami dalam masalah, jadi jelas mereka akan berusaha mengatasinya," tutupnya.
Saat ini, Vinales duduk di peringkat keempat pada klasemen pembalap dengan koleksi 121 poin, tertinggal 41 poin dari Mir yang ada di puncak, serta tertinggal 4 poin dari Quartararo dan Alex Rins yang ada di peringkat 2 dan 3.
Sumber: Motorsportcom
Video: Joan Mir Sukses Rebut Kemenangan di MotoGP Eropa
Baca Juga:
Tak Ada Team Order untuk Joan Mir-Alex Rins, Suzuki: Biar Seru!
Masih Punya Kans Juara, Alex Rins Tekad Gaspol Sampai Akhir
Masalah Elektronik Bikin Valentino Rossi Gagal Finis di MotoGP Eropa
Suzuki Bangga Joan Mir Menolak Main Aman di MotoGP Eropa
Fabio Quartararo Pantang Menyerah Sampai Bendera Finis Dikibarkan di Portimao
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










