Maverick Vinales Minta Maaf pada Yamaha, Akui Perilaku Buruk di Styria
Anindhya Danartikanya | 14 Agustus 2021 18:49
Bola.net - Maverick Vinales menyatakan permintaan maaf kepada Monster Energy Yamaha atas perilakunya dalam MotoGP Styria, Minggu (8/8/2021) lalu. Permintaan maaf ini dinyatakan Vinales lewat Sky Sport di sela sesi latihan keempat (FP4) Seri Austria di Red Bull Ring, Sabtu (14/8/2021), di mana ia absen balapan usai diskors oleh timnya.
Skorsing ini dijatuhkan Yamaha usai menilai Vinales melakukan 'aksi tak lazim' pada YZR-M1 miliknya dalam empat lap terakhir MotoGP Styria, yakni aksi yang dirasa bisa merusak mesin dan membahayakan rider lain. Hal ini pun memperburuk hubungan kedua pihak, yang Juni lalu telah memutuskan berpisah akhir musim nanti.
"Saya sangat sedih, ini situasi yang tak biasa. Rasanya berat, tapi saya beruntung orang-orang terdekat ada di sini untuk mendukung saya, salah satunya keluarga saya. Saya sangat frustrasi, kami menjalani banyak balapan di mana kami tak bisa meraih hasil baik. Ini masa-masa rumit bagi saya," ungkapnya.
Dipicu Masalah Mesin Mati pada Start Kedua
Vinales mengakui, perilaku buruknya itu dipicu oleh rasa frustrasi usai mesinnya mati pada start kedua balapan Seri Styria. Akibat masalah itu, Vinales harus start dari pitlane. Ia juga mengalami masalah pada dasbornya yang rusak, juga mendapatkan long lap penalty, hingga harus finis ke-19 di pitlane pada lap terakhir.
"Saya sungguh frustrasi. Pada start pertama, semuanya sempurna, namun pada start kedua segalanya jadi salah. Padahal, usai rehat musim panas, saya sangat termotivasi. Saya merasa sangat marah, dan saya pun meminta maaf pada Yamaha karena saya telah mengeluarkan energi negatif dan melakukan perilaku buruk," ujarnya.
Di lain sisi, Vinales merasa senang karena mendapatkan banyak dukungan dari para penghuni paddock MotoGP. Para pembalap dari semua kelas menemuinya untuk memberi dukungan moral. Beberapa rider yang memberikan dukungan di antaranya adalah sang sahabat, Aleix Espargaro, dan eks tandemnya, Valentino Rossi.
Tak Berniat Bahayakan Siapapun

"Beberapa hari belakangan saya berjumpa orang-orang yang menakjubkan dan fantastis di paddock, bahkan rider-rider yang tak punya hubungan dengan saya. Saya tak merasa baik-baik saja begitu lama, dan ini bikin saya melakukan kesalahan," tutur rider berusia 26 tahun ini.
Vinales juga menegaskan dirinya tak pernah berniat membahayakan dirinya sendiri atau nyawa para rivalnya, namun mengakui perilakunya tak terpuji. Ia juga mengaku legawa menerima keputusan Yamaha menjatuhinya skors untuk tak turun dalam pekan balap MotoGP Austria.
"Saya tak pernah berniat membahayakan diri saya sendiri dan rider lain. Saya adalah petarung, jadi sulit bagi saya hanya menonton di trek. Tapi saya menghormati keputusan Yamaha. Sampai saat ini, saya masih pembalap Yamaha, dan saya menerimanya," pungkas Vinales, yang santer dikabarkan akan membela Aprilia Racing.
Sumber: Sky Sport
Baca Juga:
- Hasil FP3 Moto2 Austria: Duet Red Bull KTM Ajo Kompak Berkuasa
- Soal Kans Gantikan Vinales, Crutchlow: Tergantung Diskusi dengan Keluarga
- Petronas Resmi Mundur dari MotoGP 2022, Sepang Gulung Tikar dari Moto2-Moto3
- Jadwal Live Streaming Kualifikasi MotoGP Austria 2021
- Hasil FP3 Moto3 Austria: Izan Guevara Ungguli Deniz Oncu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






