Maverick Vinales Sebut Depak Crew Chief Keputusan Yamaha: Ini Menyakitkan
Anindhya Danartikanya | 4 Juni 2021 08:38
Bola.net - Maverick Vinales mengangkat tangan dan menyebut bahwa keputusan mendepak Esteban Garcia sebagai crew chief-nya di sisa musim MotoGP 2021 bukanlah keputusannya, melainkan keputusan Monster Energy Yamaha. Kepada Crash.net, Kamis (3/6/2021), ia pun mengaku menurut saja, walau terasa menyakitkan.
Perpisahan Vinales dan Garcia ini akhirnya dikonfirmasi secara resmi oleh Yamaha, dan Garcia akan digantikan oleh eks crew chief Valentino Rossi, Silvano Galbusera. Kerja sama antara kedua kawan lama ini pun efektif berakhir terhitung sejak MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, 4-6 Juni.
Vinales diketahui bekerja sama dengan Garcia di MotoGP sejak 2019, usai rider berjuluk Top Gun itu mendepak teknisi legendaris MotoGP, Ramon Forcada, yang sukses merebut tiga gelar dunia MotoGP bersama Jorge Lorenzo pada 2010, 2012, dan 2015, serta kini menjadi crew chief Franco Morbidelli di Petronas Yamaha SRT.
Turuti Keputusan Yamaha Walau Berat

Garcia digaet oleh Vinales dengan alasan hubungan yang sangat baik, ditambah torehan sukses mereka dalam bersama-sama merebut gelar dunia Moto3 pada 2013 lalu. Namun, dengan 11 podium termasuk empat kemenangan, kerja sama Vinales-Garcia ini tak memberi perbedaan signifikan dibanding duet Vinales-Forcada.
"Jujur saja, saya tak memintanya. Saya hanya menurut saja. Apa yang saya harus lakukan adalah mengeluarkan potensi maksimal setiap balapan. Selama beberapa balapan terakhir, rasanya jauh sekali untuk meraih hasil maksimal. Jadi, saya tidak minta, namun menurut saja," ujar Vinales.
"Pada dasarnya, sejak 3-4 balapan yang lalu, saya sudah tak nyaman, saya tak merasakan potensi maksimal. Jadi, saya banyak bicara dengan Yamaha, dan Yamaha memutuskan menghadapi ini dengan strategi lain, yakni mengganti crew chief. Saya pun percaya pada mereka," ungkap pembalap berusia 26 tahun ini.
Esteban Garcia Lebih dari Sekadar Crew Chief
Meski menuruti keputusan Yamaha ini, Vinales mengaku sangat sedih harus berpisah dengan Garcia. Pasalnya, eks crew chief Bradley Smith di Red Bull KTM Factory Racing itu juga merupakan kawan baik Vinales sejak lama, bahkan sudah seperti keluarganya sendiri.
"Saya menaruh rasa percaya yang sangat tinggi pada Esteban. Namun, Yamaha selalu mencoba memberi saya yang terbaik. Di atas perannya sebagai crew chief, Esteban adalah teman saya. Kami punya hubungan yang sangat baik, dan saya berkali-kali nongkrong di rumahnya," ungkap Vinales.
"Saya mengenal istri dan anak perempuannya dengan sangat baik, dan jelas hubungan ini akan berlanjut, meski ia tak lagi jadi crew chief saya, karena bagi saya ia lebih dari itu. Perubahan ini bagi saya menyakitkan, Anda tahu maksud saya?" pungkasnya.
Sumber: Crashnet
Video: Gaya Nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP
Baca Juga:
- Jadwal Live Streaming MotoGP, Moto2, Moto3, dan MotoE Catalunya, Spanyol 2021
- Apes Lagi, Alex Rins Absen dari MotoGP Catalunya Usai Kecelakaan Sepeda
- Yamaha Resmi Umumkan Maverick Vinales-Esteban Garcia Pisah di MotoGP Catalunya
- Johann Zarco-Jorge Martin Resmi Tetap Bela Pramac Racing di MotoGP 2022
- Giacomo Agostini: Valentino Rossi Harus Mulai Berani Pikirkan Pensiun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Nasib Arne Slot di Liverpool Ditentukan Liga Champions, Ini Syaratnya
Liga Inggris 22 April 2026, 03:03
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59




