Maverick Vinales Tak Dendam pada Yamaha, Hanya Butuh Semangat Membara dari Aprilia
Anindhya Danartikanya | 6 Januari 2022 11:55
Bola.net - Maverick Vinales akhirnya angkat bicara soal keputusan hengkang dari Monster Energy Yamaha pada pertengahan MotoGP 2021. Rider yang kini membela Aprilia Racing itu mengaku tak sakit hati dan tak mau bicara buruk tentang pabrikan Garpu Tala, namun yakin dirinya memang butuh atmosfer baru demi mencari motivasi.
Kontrak Vinales dan Yamaha sejatinya baru akan habis pada akhir 2022. Tapi usai finis terbuncit di Sachsenring tahun lalu, Vinales memilih hengkang pada akhir musim. Yang mencengangkan, dalam MotoGP Styria, ia ketahuan melakukan 'aksi tak lazim' yang membuat motor YZR-M1 miliknya berpotensi mengalami kerusakan mesin.
Yamaha pun menjatuhinya skors di MotoGP Austria. Mereka bahkan berpisah lebih awal, terhitung sejak 20 Agustus. Alhasil, Vinales yang tadinya dijadwalkan baru ke Aprilia pada 2022, justru balapan dengan mereka di lima seri terakhir. Kepada The Race, Rabu (5/1/2022), Vinales pun mengaku tak merasa dendam pada Yamaha.
Merasa Jadi Gila di Yamaha

Top Gun justru memuji M1 sebagai motor yang hebat, terbukti dari gelar dunia yang disabet Fabio Quartararo. "Saya hanya ingin bicara yang baik-baik soal mereka, karena saya tak punya hal buruk untuk dikatakan. Pada akhirnya, Anda bisa lihat motor itu ada di level yang hebat, dan saya selalu bilang motor mereka fantastis," tuturnya.
"Entah mengapa kami tak bisa membuatnya bekerja. Kadang saya merasa tak terkalahkan, tapi di balapan lain malah terbuncit. Saya jadi gila. Tapi motor itu ada di level yang menakjubkan. Anda bisa langsung melihatnya, motor itu fantastis. Meski begitu, itu bukan tantangan saya, jadi saya ambil tantangan nyata lainnya," lanjutnya.
Keputusan Vinales pindah ke Aprilia juga dipengaruhi fakta dirinya sudah menikah dan memiliki anak. Fakta ini membuatnya mengubah pola pikir, lebih memikirkan karier jangka panjang ketimbang jangka pendek. Vinales mengakui, dulu ia hanya memikirkan hidupnya dari hari ke hari, dan tak terlalu memikirkan masa depan.
Mentalitas Tim Jepang vs Tim Italia

"Menang memang menyenangkan, Tapi saya ingin lebih. Saya ingin merasakan tim di sekitar saya, itulah alasan saya pindah. Saya pindah demi mendapatkan semua atmosfer, semua semangat, terutama karena saya merasa jika pergi ke tempat di mana semua orang 'lapar', maka Anda bisa bekerja lebih keras," tutur Vinales.
Vinales juga menyebut mentalitas tim Jepang yang kalem tak cocok untuknya, dan ia lebih suka tim yang berapi-api seperti Aprilia. "Tim Italia sangat berbeda dari tim Jepang. Jujur saja, saya selalu punya hubungan yang sangat baik dengan tim Jepang, karena saya suka makanan, budaya, tempat-tempat, dan orang-orangnya," kisahnya.
"Karakter orang-orang Jepang kalem dan sistematis. Ini bikin Anda menjadi orang yang sama seperti mereka. Tapi, saya butuh api lebih besar di sekitar saya. Dukungan lebih besar di atas dan di samping motor. Pada akhirnya, saya ingin menunjukkan banyak hal, dan rasanya sulit melakukannya di sana (Yamaha)," pungkas rider 26 tahun ini.
Sumber: The Race
Baca Juga:
Mulai Dijual 6 Januari, Inilah Jenis dan Harga Tiket MotoGP Mandalika 2022
Batal Podium di Reli Dakar 2022, Danilo Petrucci: Bodo Amat, yang Penting Happy!
Kontak Erat Kasus Positif Covid-19, Valentino Rossi Batal Ikut Gulf 12 Hours 2022
Dari Petaka ke Podium: Danilo Petrucci Finis Ketiga di Stage 4 Reli Dakar 2022
Dari Razgatlioglu sampai Savadori: Jebolan Red Bull Rookies Cup yang Berprestasi di Luar MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




