Menang saat Masih Rookie, Jorge Martin Merasa Bagai 'Rockstar' MotoGP
Anindhya Danartikanya | 9 Desember 2021 11:55
Bola.net - Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin, tak menyangka MotoGP 2021 berjalan lebih baik dari ekspektasinya sendiri. Meski sempat absen empat balapan akibat cedera, ia mampu meraih empat podium dan satu kemenangan dalam musimnya sebagai rookie atau debutan. Hal ini ia sampaikan kepada The Race, Selasa (7/12/2021).
Martin menggebrak sejak seri pertama di Qatar, saat ia start ke-14 lalu merangsek ke posisi 4, meski akhirnya finis ke-15. Sepekan berikutnya di Seri Doha, ia malah meraih pole, memimpin selama 18 lap dan akhirnya finis ketiga, meraih podium pertamanya. Sayang, ia jatuh di Portimao, mengalami delapan patah tulang hingga absen panjang.
Ia kembali berlaga di Catalunya, namun terseok-seok sebelum tiba di Red Bull Ring untuk menjalani Seri Styria dan Austria. Dalam dua seri ini, ia meraih pole beruntun, menang di balapan pertama, dan finis ketiga pada balapan kedua. Ia kembali meraih pole di Valencia, dan finis kedua. Hasil ini pun disebut Martin melampaui target pribadinya.
Tak Menyangka Bisa Menang

Martin, yang mengakhiri musim di peringkat 8 dan jadi debutan terbaik, mengaku tadinya hanya menargetkan satu podium. "Saya tak menyangka bakal memungkinkan untuk menang. Saya pikir saya hanya akan bertarung di posisi enam besar, dekat dengan podium, setidaknya naik podium sekali pada akhir musim," kisahnya.
"Namun, kami justru naik podium dan meraih pole pada balapan kedua, lalu meraih dua pole dan podium beruntun di Austria dengan satu kemenangan. Ini sulit dipercaya. Ini juga kemenangan perdana Pramac dalam 25 tahun... Saya merasa bagai rockstar pada periode itu!" ungkap rider yang juga merupakan juara dunia Moto3 2018 ini.
Meski senang bukan kepalang, Martin sadar menjaga level agar tetap di papan atas bukan tugas mudah. Namun, ia tak terlalu stres dalam mencoba menjalankan misi tersebut, karena dirinya berstatus debutan. Tugas utamanya hanyalah belajar dan menggali pengalaman agar lebih kompetitif pada tahun-tahun berikutnya.
Ogah Patok Target Sebelum Uji Coba Pramusim

"Datang ke MotoGP sangat sulit, dan makin sulit pula menjaga level. Tahun ini, hal baiknya, saya adalah debutan hingga tak ada beban, meski dekat dengan peringkat lima besar. Level saya rendah dibandingkan Austria, namun saya kompetitif di banyak trek lain. Jadi, saya rasa kami bisa bekerja dengan sangat baik tahun depan," tuturnya.
Namun, Martin belum mau menentukan target sebelum turun di uji coba pramusim pada Februari 2022. "Sulit menentukan target, namun jika kami menjalani pramusim dengan baik dan bisa memahami motor lebih baik pula, serta bisa lebih fokus pada gaya balap, maka kami bisa memperebutkan peringkat lima besar," ujarnya.
"Target itu bakal sangat penting. Jika bisa melakukannya, maka kami juga akan coba mendekati peringkat tiga besar. Jadi, saya akan coba memperebutkan banyak podium dan kemenangan. Semoga saya terus ada di depan dalam semua balapan," pungkas pembalap asal Spanyol berjuluk Martinator ini.
Sumber: The Race
Baca Juga:
Jack Miller: 2021 Tahun Besar Ducati, Pecco Bagnaia Favorit Juara MotoGP 2022
Yamaha WorldSBK Akui Toprak Razgatlioglu Bisa ke MotoGP 2023
Lewis Hamilton-Brad Pitt Bakal Kerja Bareng Bikin Film Formula 1
Makin Seru, Inilah Daftar Sementara Tim dan Pembalap MotoE 2022
Valentino Rossi: Kita Bakal Lihat Luca Marini yang 'Beda' di MotoGP 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





