Menderita di MotoGP, Tito Rabat Senang Tak Perlu 'Bayar' di WorldSBK
Anindhya Danartikanya | 5 Januari 2021 17:00
Bola.net - Usai masa-masa kelam di MotoGP, Tito Rabat menuju WorldSBK 2021 dengan bahagia. Selain akan menghadapi petualangan dan tantangan baru, ia akan punya motor yang kompetitif bersama Ducati dan Barni Racing Team. Yang penting lagi, ia tak lagi jadi 'pay rider' alias tak perlu membayar seperti tiga tahun saat membela Esponsorama.
Rabat yang merupakan juara dunia Moto2 2014, memang belakangan kerap dicemooh oleh banyak pihak karena sulit tampil kompetitif bersama Esponsorama di MotoGP. Selain sempat dirundung cedera kaki berkepanjangan, ia juga tak pernah mendapatkan motor yang kompetitif dari Ducati meski tim selalu menjanjikannya motor yang mumpuni.
Rabat juga tadinya masih punya kontrak setahun dengan Esponsorama, namun ia disingkirkan demi memberi jalan kepada Luca Marini. Rider Spanyol ini pun akhirnya mendapatkan tawaran dari General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, dan sang Sporting Director, Paolo Ciabatti, untuk turun di WorldSBK bersama Barni.
Ingin Kembali Senang-Senang di Atas Motor
"Awalnya sulit menerima ini semua. Tapi seiring waktu, saya sadar masa saya di MotoGP sudah berlalu, masa yang paling tak membahagiakan dalam hidup saya. Saya menderita selama dua tahun terakhir, dan kini saya tiba di WorldSBK. Saya mencintai balapan, saya ingin kembali menikmati rasanya mengendarai motor kompetitif," ujarnya via Diario AS Sabtu (2/1/2021).
"Saya bicara dengan Paolo dan Gigi, dan saya rasa proyek ini layak dijalankan. Saya pun bertemu dengan tim saya di Italia dan atmosfernya menyenangkan, sedikit mengingatkan saya pada Marc VDS. Mereka juga memberi saya motor untuk latihan. Saya pun pulang dengan senyum lebar. Saya sangat bersemangat," lanjut Rabat.
Usai resmi terdepak dari Esponsorama akhir tahun lalu, Rabat pun menyatakan takkan mau lagi membayar sepeser pun kepada timnya hanya demi balapan. Benar saja, bersama Barni, ia tak perlu jadi 'pay rider', walau ia juga takkan mendapatkan gaji besar. Rabat pun merasa tak masalah, karena ia hanya ingin kembali tampil kompetitif.
Hanya Ingin Punya Motor Kompetitif
"Target saya adalah kembali bersenang-senang. Saya takkan membayar apa pun lagi demi balapan. Namun, saya juga takkan dapat apa pun. Yang saya inginkan hanya motor yang mampu menunjukkan potensi saya, mampu membantu saya naik podium dan memperebutkan kemenangan. Saya akan berlatih sangat keras," ujar Rabat.
Rabat pun akan mendapatkan motor Ducati Panigale V4R dengan spek pabrikan, seperti halnya yang dipakai oleh duet Aruba.it Racing Ducati, Scott Redding dan Michael Ruben Rinaldi, serta pembalap anyar Team Go Eleven Ducati, Chaz Davies. Namun, Rabat juga tak mau menerbangkan angan-angannya setinggi langit.
"Paolo dan Gigi berdiskusi secara terbuka dengan saya, dan mereka bilang pada prinsipnya saya akan punya motor yang cukup kompetitif untuk bertarung di depan. Tapi saya tak mau muluk, karena saat saya membela Honda dan Ducati, mereka bilang saya bakal punya motor yang sama dengan Marc dan Dovi. Nyatanya, motor, tim, dan semua perlengkapannya gagal total," tutupnya.
Sumber: Diario AS
Video: Franco Morbidelli Menangi MotoGP Teruel, Duet Suzuki Naik Podium Lagi
Baca Juga:
'Jeblok di MotoGP 2020, Bukti Honda Tergantung pada Marc Marquez'
Dapat Tempat di KTM, Danilo Petrucci Berterima Kasih pada Pol Espargaro
Gelaran Uji Coba Pramusim MotoGP Sepang Tunggu Izin Pemerintah Malaysia
Sam Lowes: Tak Hormati Pembalap, Aprilia Cuma Bahan Tertawaan di MotoGP
Akankah Honda Bentuk Tim Baru Demi Naungi Andrea Dovizioso?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






