Mengapa Enea Bastianini Mendadak Stop Kerja Bareng Carlo Pernat di MotoGP 2025?
Anindhya Danartikanya | 11 Januari 2025 15:24
Bola.net - Pembalap anyar Red Bull KTM Tech 3, Enea Bastianini, secara mendadak berpisah dengan manajer pribadinya, Carlo Pernat, menjelang dimulainya MotoGP 2025. Keputusannya ini mengejutkan, karena rider Italia tersebut dikenal memiliki hubungan kerja sama yang baik dengan Pernat.
Kini, Bastianini bergabung dengan agensi olahraga asal Inggris, MSM Group. Agensi ini dikenal memanajeri MotoGP Legend, Max Biaggi, dan berbagai tokoh Formula 1 seperti Antonio Giovinazzi, Jean Alesi, Giancarlo Fisichella, Daniil Kvyat, dan Jacques Villeneuve. Bastianini akan dimanajeri oleh Enrico Zanarini.
Bastianini sudah didampingi oleh Pernat selama bertahun-tahun. Eks Manajer Tim Aprilia Racing di GP125 pada era 1990-an itu kerap mendapatkan kontrak fantastis untuk 'Bestia', dan tentunya membantu Bastianini menyabet gelar dunia Moto2 2020 dan mendapatkan kans membela Ducati Lenovo Team pada 2023 dan 2024.
Padahal Sempat Dilirik oleh Aprilia Racing

Pernat, yang juga dikenal sebagai pundit MotoGP yang kontroversial, sayangnya gagal membantu Bastianini mempertahankan tempatnya di Ducati Lenovo Team pada 2025. Rider berusia 27 tahun itu pun akhirnya pindah ke Red Bull KTM Tech 3 yang berstatus tim satelit.
Langkah Bastianini menuju Tech 3 ini mengundang banyak pertanyaan, karena rider sekaliber Bastianini gagal mencapai kesepakatan dengan Aprilia Racing. Padahal, para pimpinan pabrikan Italia ini sempat melakukan negosiasi dengannya dan Pernat sebelum menggaet Marco Bezzecchi sebagai tandem Jorge Martin.
"Saya rasa semua orang tahu bahwa Enea merupakan salah satu rider yang saya suka. Carlo Pernat, manajernya, tahu betul bahwa juga berkat saya, ia meraih hasil-hasil tertentu dalam negosiasinya dengan Ducati," ungkap CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, kepada DAZN tahun lalu. Sayangnya, kesepakatan gagal dicapai.
Kesehatan Carlo Pernat Menurun?
Apesnya lagi, Bastianini datang ke KTM saat pabrikan Austria itu diketahui bangkrut dan memiliki utang selangit. Mereka bahkan akan membekukan proses pengembangan motor pada 2025 dan dikabarkan bakal mundur dari MotoGP pada 2026 mendatang. Hal ini membuat nasib para rider mereka, termasuk Bastianini, terkatung-katung.
Di lain sisi, GPOne mengabarkan bahwa Pernat kini tengah mengalami penurunan kesehatan, sehingga tak lagi bisa mendampingi para kliennya secara intensif. "Hari ini, Enrico adalah manajer baru Enea Bastianini. Carletto (panggilan akrab Pernat) baru-baru ini memberi tahu kami bahwa kondisi kesehatannya tak lagi mengizinkannya untuk menghadiri MotoGP secara reguler," tulis mereka.
Bastianini sendiri senang bisa bergabung dengan MSM. "Kemitraan dengan MSM menandai fase baru dan menjanjikan dalam karier saya. Dengan pengalaman dan dukungan MSM, saya yakin kami bisa meraih hasil baik. Selagi awal MotoGP 2025 mendekat, saya lebih bersemangat untuk berkompetisi di level tertinggi," tutupnya.
Sumber: DAZN, GPOne
Baca Juga:
Perlakuan Istimewa CEO Ducati: Kisah Marc Marquez Dapat Panigale V2 Terbaru untuk Catat Rekor Lap Sirkuit Aspar
Video: Deretan Pembalap Motor Indonesia yang akan Terjun di Kejuaraan Dunia 2025
Tak Lagi Pakai Honda, Marc Marquez Akhirnya Bisa Latihan Pakai Ducati Panigale V2
10 Pemenang Termuda di MotoGP, Kapan Pedro Acosta Masuk Klub Elit Ini?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Madura United vs Arema FC, 6 November 2026
Bola Indonesia 6 November 2026, 17:30
-
Jorge Martin Jelang MotoGP Qatar: Masih Patah Tulang, Kondisi Baru 50 Persen
Otomotif 6 November 2026, 16:12
-
Prediksi Valencia vs Madrid, 8 November 2026
Liga Spanyol 6 November 2026, 16:05
-
Prediksi Nottingham Forest vs Man City, 8 November 2026
Liga Inggris 6 November 2026, 15:30
-
Prediksi Arsenal vs Hull City 7 November 2026
Liga Inggris 6 November 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Jose Mourinho Punya Harapan Mustahil untuk Duel Barcelona vs Atletico Madrid
Liga Spanyol 6 November 2026, 20:26
-
Hasil FP1 MotoGP Qatar 2026: Marc Marquez Tercepat, Bezzecchi Tempel Ketat
Otomotif 6 November 2026, 20:07
-
Jose Mourinho Tegaskan Vinicius Bukan Pemain yang Diistimewakan di Real Madrid
Liga Spanyol 6 November 2026, 20:06
-
Krisis Tak Berujung! Manchester United Catat Start Terburuk di Era Premier League
Liga Inggris 6 November 2026, 19:53
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 7 November 2026
Bola Indonesia 6 November 2026, 19:44
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Isenmulang 7 November 2026
Bola Indonesia 6 November 2026, 19:15
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Garudayaksa 7 November 2026
Bola Indonesia 6 November 2026, 18:45
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSM 7 November 2026
Bola Indonesia 6 November 2026, 18:13
-
Tempat Menonton Madura United vs Arema FC di BRI Super League, 6 November 2026
Bola Indonesia 6 November 2026, 18:00
-
Jude Bellingham Bantu Real Madrid Dekati Wonderkid Manchester United
Liga Spanyol 6 November 2026, 17:46
-
Hasil BRI Super League: Gol Taisei Marukawa Bawa Dewa United Menang di Markas PSIM
Bola Indonesia 6 November 2026, 17:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




