Mengapa Johann Zarco Tampil Hebat? Ini Penjelasan Tech 3
Anindhya Danartikanya | 5 Desember 2017 14:00
Bola.net - - Meski 'hanya' berstatus debutan, rider Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco sukses membuat banyak orang terheran-heran atas performanya yang menggebrak di MotoGP 2017. Padahal, ia 'sekadar' mengendarai motor tim satelit dan tak mendapat perangkat-perangkat terbaru dan terbaik dari pabrikan.
Musim ini, Zarco yang merupakan juara dunia Moto2 2015-2016 langsung mampu bertarung di posisi papan atas, mempersulit para rider unggulan, termasuk Marc Marquez, Andrea Dovizioso, Maverick Vinales dan Valentino Rossi. Ia pun mengoleksi tiga podium dan merebut gelar rookie of the year.
Talenta jelas hal utama yang dibutuhkan, tapi bergantung pada itu saja tak cukup. Anda butuh attitude tepat, harus bekerja keras dan berpikir cerdas. Tapi yang penting, Anda harus tahu kelemahan Anda sendiri dan memperbaikinya. Terkait aspek-aspek ini, saya tak pernah lihat rider lain yang seperti Johann, ujar bos Tech 3, Herve Poncharal kepada Motorsport Total.
Poncharal pernah bekerja dengan rider-rider hebat seperti Colin Edwards, James Toseland, Ben Spies, Cal Crutchlow, Dovizioso, Pol Espargaro dan Bradley Smith, namun menyatakan bahwa Zarco sangat berbeda dibanding mereka semua. Tak pernah mengeluh meski YZR-M1 miliknya bukan yang terbaik, dan ia justru bekerja keras mengeluarkan seluruh potensinya.
Johann pekerja paling keras yang pernah saya kenal. Ia panutan yang baik untuk rider muda, bahwa talenta takkan pernah cukup untuk meraih kesuksesan, dan tak masuk akal terus mengeluh pada tim. Johann tak pernah mengeluhkan motor, karena mengeluh saja memang mudah, jadi ia bekerja sekeras mungkin dan tak pernah menutup mata, tuturnya.
Poncharal juga menyanjung karakter Zarco yang pendiam dan tak suka sesumbar atau perang mental dengan rivalnya, bertentangan dengan gaya balapnya yang agresif. Johann sangat berani. Tapi ia tak banyak bicara, punya ambisi besar, dan itu ia simpan sendiri, karena ia tahu apa yang ia inginkan dan ia melakukan apapun demi meraih mimpinya, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


