Mengapa Marc Marquez Tetap Happy Meski Gagal Finis di MotoGP Austin?
Anindhya Danartikanya | 15 April 2024 14:45
Bola.net - Marc Marquez tercatat menang tujuh kali di Circuit of The Americas. Namun, dalam MotoGP Austin pada Senin (15/4/2024) dini hari WIB, ia malah terjatuh dan gagal finis. Uniknya, rider Gresini Racing ini tetap bahagia meski hasil yang ia raih sama sekali tidak sesuai ekspektasi.
Start ketiga, Marquez melorot ke posisi kelima usai banyak rider bersenggolan. Ia naik satu posisi usai Enea Bastianini melebar. Sejak itu, ia menjalani aksi saling salip menegangkan dengan Pecco Bagnaia dan Pedro Acosta dalam memperebutkan posisi kedua, sementara Jorge Martin memimpin.
Marquez menyudahi perlawanan Bagnaia pada Lap 8 dengan menduduki posisi ketiga, sembari mengejar Acosta dan Martin. Pada Lap 10, Acosta dan Marquez kompak menyalip Martin, kembali memperebutkan posisi terdepan. Pada Lap 11, Marquez menyalip Acosta di Tikungan 1 dan sempat unggul jauh.
Ambil Sisi Positifnya Saja

Namun, Marquez terjatuh di Tikungan 11 dan gagal finis. Ia mengaku kecelakaan itu disebabkan kendala rem sejak awal balapan. Meski begitu, sang delapan kali juara dunia ini tetap senang. Pasalnya, meski gagal finis, potensinya bertarung di papan atas bersama Ducati Desmosedici GP23 semakin terlihat.
"Kami harus ambil sisi positifnya. Kami bertarung di grup terdepan, mencoba memimpin balapan. Sayangnya, sensasi saya hari ini bukanlah yang terbaik. Saya sangat kesulitan dengan rem depan. Atas alasan itu saya bilang, 'Oke, akan kucoba memimpin dan kita lihat apakah akan membaik'," ujarnya via Crash.net.
"Saat tiba di Tikungan 11, saya kembali merasakan sensasi buruk dan harus mengerem 3-4 kali. Saya meningkatkan kecepatan dan ban depan saya selip. Namun, sensasi saya selama akhir pekan baik. Kami terus mengalami kemajuan. Pada sesi pemanasan, kami melakukan perubahan yang juga membantu saya. Jadi, saya senang," lanjutnya.
Ritme, Level, dan Kecepatan Sudah Mendukung

Performa apiknya di Austin ini membuat Marquez justru kian optimis menghadapi balapan berikutnya di Jerez, Spanyol, pada 26-28 April 2024 mendatang. Menurutnya, segala faktor sudah mendukungnya untuk tampil baik. Kini tugasnya hanyalah menjaga konsistensi dan mengurangi kesalahan.
"Ritme saya ada, level saya ada, dan kecepatan saya juga ada. Inilah yang paling penting. Kini kami akan pergi ke Jerez. Kami akan terus mencari kemajuan, dan kita lihat nanti apa yang bisa kami lakukan di sana. Secara bertahap, kami mendekat ke para rider top," tutup Marquez.
Kini, Marquez berada di peringkat kedelapan pada klasemen pembalap dengan koleksi 36 poin. Ia menjadi pembalap Desmosedici GP23 terbaik, mengungguli pengendara GP23 lainnya, Fabio di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) yang ada di peringkat kesembilan dengan 25 poin.
Sumber: Crash.net
Baca juga:
Akhirnya Menang Bareng Aprilia, Maverick Vinales: Bukti Saya Punya Talenta dan Dedikasi!
Belajar dari Senior, Pedro Acosta Puji Performa Marc Marquez dan Maverick Vinales di MotoGP Austin
Marc Marquez Kecelakaan di MotoGP Austin 2024, Apa Sih Penyebabnya?
Gores Sejarah, Maverick Vinales Menangi Balapan MotoGP Pakai 3 Motor Berbeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

