Mesin KTM Berkurang Akibat Non-konsesi, Miguel Oliveira Santai
Anindhya Danartikanya | 16 Maret 2021 14:33
Bola.net - Rider anyar Red Bull KTM Factory Racing, Miguel Oliveira, santai-santai saja alokasi mesin KTM kini berkurang dari sembilan menjadi lima usai kehilangan hak konsesi di MotoGP 2021. Ia juga sama sekali tak cemas melihat daftar kombinasi catatan waktu uji coba pramusim Qatar, di mana seluruh rider KTM terlempar dari 15 besar.
Usai Pol Espargaro finis ketiga di MotoGP Valencia 2018, ditambah kemenangan Brad Binder di Ceko dan Oliveira di Styria tahun lalu, KTM kehilangan konsesi pada 2021. Mereka mengalami pengurangan alokasi mesin, masuk aturan engine freeze, kehilangan hak uji coba tanpa batas, dan para pembalap reguler tak boleh ikut uji coba tertutup.
Selama uji coba di Qatar, tak satu pun rider KTM punya performa mencolok. Dalam daftar kombinasi catatan waktu selama lima hari, rider terbaik KTM adalah Oliveira, yang hanya duduk di posisi 16. Binder sendiri ada di posisi 17, Danilo Petrucci ada di posisi 19, Iker Lecuona ada di posisi 23, dan sang test rider, Dani Pedrosa, ada di posisi 24.
Keluhkan Ban Medium Asimetris Terbaru Michelin
Namun, kepada Crash.net, Sabtu (13/3/2021), Oliveira mengaku santai dan justru sangat yakin performa KTM yang sesungguhnya bakal terlihat pada pekan balap. "Kami masih harus lihat situasi pada pekan balap. Namun, jelas performa kami nanti bakal jauh lebih baik. Kami uji coba dengan kondisi trek ideal, bisa menyelesaikan banyak tugas. Jadi, uji coba ini produktif," ungkapnya.
Namun, rider asal Portugal ini tak memungkiri ada penyebab di balik catatan waktu KTM yang jeblok. Ia pun yakin ban depan medium asimetris yang dibawa Michelin, yakni yang sisi kanannya keras dan sisi kirinya lunak, tak memberikan umpan balik yang menjanjikan. Meski begitu, ia yakin hal ini juga berlaku untuk pada rival.
"Semua ini agak dipengaruhi sisi lunak ban. Memang benar kami punya komponen ganda pada ban depan, tapi menurut saya ban itu tak memberi umpan balik yang baik. Namun, dengan ban itulah kami harus bekerja, dan memang sulit membawa ban yang bisa memuaskan semua orang di Qatar. Jadi, kita lihat nanti jalannya pekan balap," ujarnya.
KTM Tak Pernah Gagal Mesin
Soal alokasi mesin yang berkurang dan aturan engine freeze, Oliveira juga tak galau. Ia yakin, selama enam tahun mengembangkan RC16, KTM sudah berpikir matang demi membuat mesinnya punya ketahanan yang baik, serta merancang mesin itu agar tahan dipakai 20 kali balapan semusim. Toh, KTM tak pernah gagal mesin selama turun di MotoGP sejak 2017.
"Sudah jelas kami agak terhimpit soal mesin, karena kini kami harus menjalani musim balap dengan jumlah mesin yang terbatas. Namun, spek mesin terbaru kami memang didesain dengan cara itu, jadi kami bisa punya materi yang awet," ungkap rider berusia 26 tahun yang juga mahasiswa kedokteran gigi ini.
"Toh bagaimanapun, jika melihat sejarah, tak pernah ada masalah mesin di KTM. Jadi, saya sama sekali tak cemas. Saya rasa orang-orang KTM juga cukup puas, mereka cukup rileks soal pekerjaan yang sudah kami lakukan, dan semua orang juga merasa percaya diri dalam memulai musim ini," pungkas Oliveira.
Sumber: Crashnet
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
Adaptasi di Ducati Lancar, Enea Bastianini Tekad Tembus 10 Besar di MotoGP 2021
Ayah Marco Simoncelli Rilis Surat Terbuka, Umumkan Tatsuki Suzuki Positif Covid-19
Pertama Kalinya Dijagokan di MotoGP, Jack Miller Ingin Tetap Membumi
Pulang ke Spanyol, Marc Marquez Tarik Ulur Keputusan Balapan di MotoGP Qatar
Aprilia Meroket, Aleix Espargaro Peringatkan untuk Tetap Membumi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



