Miller Jelaskan Kronologi Lepasnya Jok Motor di MotoGP Qatar
Anindhya Danartikanya | 11 Maret 2019 11:20
Bola.net - - Peristiwa unik terjadi pada rider Alma Pramac Racing, Jack Miller di MotoGP Qatar pada Minggu (10/3). Rider Australia ini terpaksa kembali ke pit pada pertengahan balap dan gagal finis usai jok motor Ducati Desmosedici GP19 miliknya mengalami kerusakan pada lap kedua. Kepada Crash.net, ia pun menjelaskan kronologinya.
Miller, di atas motor spek pabrikan, memulai balapan dari posisi keempat dan langsung merangsek ke posisi dua selepas start. Ia pun tampil menjanjikan dengan menempel Andrea Dovizioso. Secara mengejutkan, ia terlihat melepas jok motornya pada lap kedua, hingga harus melorot ke posisi 11 dalam sekejap.
"Jok saya dilem pada subframe yang dicat, dan catnya ternyata tak menempel dengan baik. Jadi lemnya terlepas dan catnya juga terkelupas. Saya tengah melaju ke tikungan kanan dengan cepat, yang pertama oke, yang kedua saya nyaris terjatuh karena jok saya lepas, kemudian saya merasakannya kembali ke tempat semula hingga saya pikir semua baik-baik saja," ujar JackAss.
Tanpa Grip, Licin Seperti Es

Bencana tak berhenti di situ. Jok motor Miller ternyata kembali terlepas. Agar tak mengganggu caranya berkendara, runner up Moto3 2014 ini akhirnya memutuskan membuang joknya begitu saja. Ternyata, aksi ini justru menghadirkan kemalangan lebih lanjut.
"Saya lihat ke bawah dan ternyata jok saya miring. Saya ambil dan buang saja. Tapi setelahnya subframe karbon ini terasa licin seperti es dan pantat saya tak punya grip. Saya berusaha mengendalikannya sebaik mungkin, mencoba menempel rider-rider di depan, tapi saya sudah terlempar dari 10 besar," ungkap rider 24 tahun ini.
Pekan Balap yang Tetap Solid
Insiden ini membuat Miller kesulitan masuk ke tikungan karena tubuhnya kerap selip dan keluar dari posisi ideal berkendara. Sulit mencari keseimbangan, ia harus duduk di tengah motor dan memaksimalkan tingkat kemiringan. Hal ini membuat ban depannya hancur dan mengalami understeer.
"Pada akhirnya saya ambil keputusan. Usai Taka (Nakagami) dan Aleix (Espargaro) menyalip, saya masuk ke pit, karena ini opsi yang lebih aman karena saya bisa kecelakaan. Tapi saya tetap senang karena ini tetap pekan balap yang solid, dan saya merasa bisa ikut memperebutkan podium. Toh tanpa jok pun saya juga bisa menempel grup terdepan. Saya rasa ini menunjukkan kami punya kecepatan yang baik," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















