Morbidelli Nyaman di Yamaha, Rossi Prediksi Jadi 'Masalah'
Anindhya Danartikanya | 11 Januari 2019 09:10
Bola.net - - Pebalap Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi memprediksi bahwa anak didiknya di VR46 Riders Academy, Franco Morbidelli akan tampil mengancam di MotoGP 2019. Hal ini dinyatakan Rossi kepada Motorsport.com setelah melihat Morbidelli langsung merasa nyaman mengendarai YZR-M1 dalam uji coba pascamusim pada November lalu.
Usai membela EG 0,0 Marc VDS Honda selama semusim, kini Morbidelli dipastikan pindah ke Petronas Yamaha SRT, yakni tim satelit terbaru Yamaha hasil bentukan Sepang International Circuit (SIC) Racing Team. Rider 24 tahun ini memang masih dalam tahap adaptasi, namun langsung tampil menjanjikan dalam uji coba di Valencia dan Jerez.
Musim ini, juara dunia Moto2 2017 tersebut dipastikan akan mendapat motor Yamaha bernama 'spek-A', yakni motor YZR-M1 dengan spek pabrikan seperti yang dimiliki Rossi dan Maverick Vinales. Tandemnya, Fabio Quartararo, akan mendapat 'spek-B', yakni M1 dengan spek 2018.
Sangat Suka Yamaha

Dalam uji coba Valencia dan Jerez, Morbidelli langsung menduduki posisi 6 di kedua gelaran, selalu mengungguli Rossi yang menduduki posisi 9 dan 11 pada masing-masing uji coba. Masalah grip memang menjadi masalah bagi para rider Yamaha, namun Rossi tetap yakin Morbidelli bakal tampil garang musim ini.
"Franco tampil impresif pada debutnya bersama Yamaha, karena ia langsung sangat cepat, jadi tahun depan ia bakal jadi masalah. Ia sangat menyukai Yamaha, karena motor ini sangat 'baik hati' hingga memberi Anda feedback yang baik. Motor ini adalah 'teman' pebalap, tapi kami masih kekurangan grip dan ia mengalami hal yang sama," tuturnya.
Masih Terus Belajar
Morbidelli sendiri mengaku bahwa dirinya masih mencoba mencari cara untuk beradaptasi pada M1 dengan cara yang baik, demi mengeluarkan segala potensinya. Beruntung, menurutnya M1 tak memiliki karakter agresif seperti RC213V milik Honda, hingga ia bisa fokus memperbaiki area lain.
"Motor ini sangat halus. Untuk melaju cepat, Anda harus punya gaya balap yang halus juga dan ikut alirannya. Inilah yang sedang saya kerjakan. Jelas Yamaha membantu Anda mempertahankan ritme lebih baik, dan motor ini tak terlalu menuntut fisik seperti Honda, hingga pebalap bisa fokus pada hal lain," ungkapnya.
"Setiap kali berkendara, saya belajar dan makin memahami motor ini. Tapi saya masih butuh waktu untuk mengeluarkan potensi motor ini dengan baik ketika harus melakukan time attack dan juga mencari ritme," pungkas rider Italia berdarah Brasil ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





