MotoGP 2016, Musim Terberat di Karir Tito Rabat
Editor Bolanet | 16 September 2016 15:15
Sayangnya, motor Honda RC213V memang terkenal paling sulit dikendalikan, hingga rider Spanyol berusia 27 tahun ini membutuhkan waktu untuk beradaptasi, termasuk dengan sistem kerja timnya, yang telah menaunginya sejak Moto2 2014, di mana ia tiba sebagai pengganti Scott Redding.
Saya memang tumbuh bersama tim ini, namun sejatinya semuanya baru, karena kepala mekanik, teknisi data dan mekaniknya baru pula. Yang sama hanya koordinator tim, pelatih balap dan press officer. Tahun ini mungkin musim terberat dalam karir saya. Tapi tim saya melakukan segalanya demi membantu saya. Mereka percaya pada saya, ujarnya kepada MotoGP.com.
Meski punya beban besar untuk membuktikan diri, sahabat Marc dan Alex Marquez ini mengaku tak merasa frustrasi. Musim ini, Rabat dua kali berhasil finis di posisi 10 besar, dan prestasi terbaiknya adalah finis kesembilan di Argentina.
Tim tidak memberikan tekanan pada saya, lagipula tak ada yang bisa memberi tekanan lebih besar ketimbang diri saya sendiri. Tak ada bedanya. Saya jelas ingin lebih baik dan cepat, sementara tim memberi saya waktu untuk belajar, dan kini waktunya bagi saya untuk lebih baik lagi, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















