Mulai MotoGP 2019 Ducati Punya Rider Berstatus 'Nomor Satu'
Anindhya Danartikanya | 17 September 2018 13:55
- Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti baru-baru ini menyatakan bahwa timnya akan melakukan strategi tim yang sangat berbeda di MotoGP 2019. Mulai musim depan, pabrikan asal Italia itu akan menerapkan status 'nomor satu' bagi salah satu pembalapnya, yakni Andrea Dovizioso.
Sejak turun di MotoGP pada 2003, Ducati selalu memberikan status yang setara pada kedua pembalapnya, termasuk pada Dovizioso dan Jorge Lorenzo selama dua musim belakangan. Meski begitu, Ciabatti mengaku bahwa hal ini akan segera berubah.
Sebagai pengganti Lorenzo, Danilo Petrucci yang saat ini masih membela Alma Pramac Racing, akan menjadi tandem Dovizioso. Keduanya akan sama-sama mengendarai Desmosedici GP19 dan mendapat dukungan teknis serupa, namun Ciabatti mengaku Dovizioso akan lebih diistimewakan.
Dua Rider Kuat Tak Selalu Untung
Ciabatti pun menyatakan bahwa pihaknya dilematis dalam memiliki dua pembalap yang sama kuat, seperti Dovizioso dan Lorenzo. Pada satu sisi, dua rider kuat bisa mempercepat proses pengembangan motor dan membuat peluang Ducati meraih lebih banyak kemenangan lebih besar.
Di lain sisi, punya dua rider top juga bisa membuat keduanya tak akur, bersaing lebih sengit, hingga risiko pun kian tinggi. Punya dua rider top tampak seperti sebuah keuntungan, tapi juga ada kemungkinan mereka bisa mencuri poin dari satu sama lain, atau bahkan lebih buruk, ungkap Ciabatti kepada GPOne.
Di Jerez, Dovi ingin menyalip Jorge, Jorge berusaha bertahan, lalu terjadi kecelakaan (dengan Dani Pedrosa). Di Le Mans, hal sebaliknya terjadi. Dovi ada di depan, mencoba mencetak margin dan akhirnya jatuh. Dari hal ini kami telah belajar: demi mengalahkan seorang juara seperti Marc Marquez, yang tak hanya cepat tapi juga konsisten, menggabungkan dua rider top bukanlah pilihan ideal, lanjutnya.
Dovizioso Si 'Nomor Satu'

Pria asal Italia ini pun akhirnya blak-blakan, bahwa Dovizioso akan menjadi rider nomor satu di tim pabrikan Ducati musim depan, mengingat kemampuan dan peluangnya merebut gelar dunia selama dua tahun belakangan terbukti tinggi. Di lain sisi, Ducati akan tetap berusaha mendukung Petrucci dengan perangkat terbaik.
Dovi akan jadi satu-satunya rider kami, dan Danilo adalah rekan setimnya. Kami tak memakai sebutan \'rider kedua\', tapi Dovi telah terbukti berpeluang meraih gelar dunia, dan di antara keduanya ada rasa hormat. Mungkin bergabung dengan tim pabrikan akan memberi Danilo hal ekstra, yang jelas tak bisa ia dapatkan di Pramac, pungkas Ciabatti.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Manchester United Intip Peluang Boyong Bintang PSG Ini
Liga Inggris 24 Juli 2026, 14:20
-
Kata Elliot Anderson: King MU? Adanya King City!
Liga Inggris 24 Juli 2026, 14:00
-
MU Kejar Kembali Tchouameni, Fabrizio Romano: Gak Bakal Dapat!
Liga Inggris 24 Juli 2026, 13:30
-
Kamboja Punya Senjata Berbahaya, 2 Pemain Ini Bisa Merepotkan Indonesia
Tim Nasional 24 Juli 2026, 11:09
-
Saatnya Pembuktian! Rekam Jejak John Herdman Dibanding Pelatih Kamboja
Tim Nasional 24 Juli 2026, 10:20
-
Manchester United Capai Kesepakatan Pribadi dengan Manu Kone
Liga Inggris 24 Juli 2026, 10:09
-
Juventus Selangkah Lagi Lepas Lois Openda ke Lyon
Liga Inggris 24 Juli 2026, 09:39
-
Arema FC, Rajanya Piala Presiden
Bola Indonesia 24 Juli 2026, 09:14
















