Naik Pitam, Tech 3 Kecam Saran Pecco Bagnaia Kurangi Dukungan Tim Satelit: Tidak Sportif!
Anindhya Danartikanya | 17 Mei 2023 13:39
Bola.net - Team Principal GASGAS Factory Racing Tech 3, Herve Poncharal, naik pitam kepada Pecco Bagnaia. Pasalnya, Bagnaia menyarankan MotoGP kembali membedakan dukungan teknis antara tim pabrikan dan tim satelit. Dengan begitu, kompetisi takkan terlalu sengit sehingga angka kecelakaan bisa ditekan.
Hal ini disampaikan Bagnaia lewat GPOne usai bertabrakan dengan Maverick Vinales dan gagal finis dalam main race Seri Le Mans, Prancis. Bagnaia mengaku resah melihat banyaknya kecelakaan yang terjadi karena para rider berkendara berdekatan berkat performa motor mereka yang hampir setara.
Bagnaia pun menyatakan bahwa peta persaingan pada masa rivalitas Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Casey Stoner, dan Dani Pedrosa pada 10-15 tahun lalu memproduksi balapan-balapan yang lebih aman. Pasalnya, tim-tim satelit kala itu tak dapat dukungan teknis mumpuni sehingga sulit bersaing.
Poncharal, yang menjalankan operasional Tech 3 sebagai tim satelit sejak GP500 2001, naik pitam usai membaca komentar Bagnaia. Lewat Paddock GP pada Senin (16/5/2023), ia mengaku tak menyangka bahwa Bagnaia tak bersimpati pada tim-tim satelit yang selama ini susah payah meraih hasil baik.
Padahal Pecco Bagnaia Lulusan Pramac Racing

"Saya kaget membaca opini itu, yang datang dari juara dunia bertahan yang dihormati, yang sangat saya kagumi, dan yang selalu kalem dalam berkomentar. Saya bisa bilang itu omong kosong besar, karena Pecco, seperti semua rider, datang dari Moto3 dan Moto2, lalu tiba di MotoGP dengan tim independen," ujar Poncharal.
Seperti yang diketahui, Bagnaia menjalani debut MotoGP bersama Pramac Racing pada 2019, sebelum 'naik pangkat' ke Ducati Lenovo Team yang berstatus tim pabrikan pada 2021. Poncharal pun heran Bagnaia ingin dukungan teknis tim satelit dikurangi sementara ia sendiri juga seorang lulusan tim satelit.
"Toh dia sendiri senang mendapatkan motor dengan performa tinggi yang membuatnya jadi dilihat orang. Setelahnya, sembari berprogres di MotoGP, ia mendapatkan tawaran untuk membela tim pabrikan, yakni impian semua orang dan merupakan kesempatan yang diharapkan setiap rider bertalenta," lanjut Poncharal.
Fakta bahwa persaingan 10-15 tahun lalu menyajikan margin 6-7 detik di antara para rider tim pabrikan dan satelit, diyakini Bagnaia bisa jadi solusi jitu dalam menekan angka kecelakaan. Namun, Poncharal tak sepakat karena hal itu justru membuat persaingan menjadi timpang dan tak selaras dengan nilai sportivitas.
Anggap Tak Masuk Akal dan Tidak Sportif

"Membaca komentar Pecco bahwa bakal bagus jika ada margin 6-7 detik per lap yang ditentukan para insinyur, itu berarti kami juga harus mengebiri performa tim satelit menjadi 6-7 detik per lap lebih lambat. Ini adalah defisit yang ingin ia lihat agar yang kaya dan berkuasa bisa bersenang-senang," tutur Poncharal.
Pria asal Prancis ini juga menyatakan bahwa tim-tim satelit, yang sisi finansialnya semata-mata ditanggung oleh bantuan sponsor, juga membutuhkan visibilitas. "Ini semua juga agar tim bisa hidup dengan layak, membayar mekanik dengan layak, dan membayar para rider dengan layak," ungkapnya.
"Pecco juga lupa, jika tak meraih hasil baik, maka kami tak punya sponsor dan tak bisa membayar pembalap. Saat ia datang ke MotoGP dengan tim independen, dia senang dapat motor yang baik dan diperlakukan secara profesional. Apa yang ia katakan sungguh tak masuk akal! Saya sangat syok karena ini tidak sportif," tutup Poncharal.
Sebagai catatan, MotoGP 2023 diikuti oleh 11 tim yang terdiri dari 5 tim pabrikan dan 6 tim satelit. Ducati, yang menaungi Bagnaia, memiliki tiga tim satelit dan enam rider yang bernaung di bawah struktur tersebut, termasuk tim milik Rossi, Mooney VR46 Racing Team, yang menaungi Marco Bezzecchi dan Luca Marini.
Sumber: PaddockGP
Baca juga:
Anggap MotoGP Kelewat Kompetitif, Pecco Bagnaia Minta Tim Pabrikan dan Satelit Kembali Dibedakan
Honda Peringatkan Rival: Marc Marquez Sudah Kembali Seperti Sebelum Cedera Lengan
Ducati Pede Jorge Martin dan Marco Bezzecchi Takkan Direbut Yamaha
Dilarang Bentuk Tim Ketiga di MotoGP, KTM Tak Bisa Naungi Marc Marquez-Pedro Acosta
Insiden Tabrakan Biasa: Damai, Alex Marquez-Luca Marini Kompak Bersyukur Lolos dari Cedera
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST UPDATE
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


