Nasib Danilo Petrucci usai Reli Dakar: Tetap di Reli atau ke MotoAmerica Bareng Ducati?
Anindhya Danartikanya | 3 Januari 2022 15:20
Bola.net - Meski sedang jadi sorotan dunia balap motor berkat partisipasinya yang menggemparkan di Reli Dakar 2022 Arab Saudi, Danilo Petrucci punya masa depan yang tak menentu. Kepada Speedweek, Sabtu (1/1/2022), eks pembalap MotoGP ini mengaku masih bimbang memilih antara menggeluti reli atau tetap menggeluti road race.
Sejak anak-anak, Petrucci memang menekuni kariernya di disiplin road race. Namun, ia dikenal luas sangat mencintai dunia off-road, cukup lihai di disiplin motocross. Ia juga bercita-cita turun di Reli Dakar, yang akhirnya diwujudkan oleh KTM tahun ini, di bawah payung Tech 3 KTM Factory Racing, skuad yang juga menaunginya di MotoGP 2021.
Petrucci tampil apik di dua stage pertama, duduk di peringkat 13 dalam klasifikasi umum. Ia pun tak ingin sekali saja ikut reli. Ia bahkan ingin ikut Reli Dakar 2023 dan mempersiapkan diri dengan mengikuti ajang reli lainnya. Di lain sisi, ia juga dapat tawaran dari Team Warhorse HSBK Racing Ducati New York di MotoAmerica.
Ingin Ikut Reli Dakar 2023

"Saya ingin memikirkannya di sela Reli Dakar. Tapi saya tak mau edisi 2022 jadi satu-satunya Reli Dakar bagi saya. Saya ingin berkendara untuk kedua kalinya, namun dengan persiapan yang tepat. Sebelumnya, saya ingin ikut di Reli Maroko dan menghabiskan lebih banyak waktu di atas motor reli," ujar rider yang akrab disapa 'Petrux' ini.
Menurut Petrucci, persiapannya jelang Reli Dakar 2022 ini tak cukup ideal. Pasalnya, latihannya dimulai pada Oktober 2021, saat ia masih aktif balapan di MotoGP, hingga ia tak bisa fokus sepenuhnya pada reli. Ia juga mengaku tak punya kebugaran yang ideal selama persiapannya, akibat musim balap MotoGP yang sangat panjang.
"Tiga bulan terakhir sangat berat. Saya keliling dunia. Saya balapan di MotoGP Austin pada Oktober, lalu pada akhir bulan di Misano. Setelahnya, saya pergi Arab (Uni Emirat Arab). Dalam beberapa pekan, saya naik motor MotoGP, lalu motocross, lalu reli. Semua ini saya lakukan bahkan usai menjalani 18 Grand Prix dan beberapa uji coba," curhatnya.
Beri Jawaban ke Ducati pada Tengah Januari

"Sejatinya saya cukup lelah usai MotoGP berakhir, tapi harus tetap latihan dan memperkuat diri demi 12 stage dan 8,375 km di Dakar. Ini jelas bukan persiapan ideal. Atas alasan itu saya ingin ikut reli lagi dengan persiapan matang," ungkap rider 31 tahun ini, yang dianggap cukup tua di road race, tapi dianggap sangat muda di reli.
Petrucci pun menyebut Ducati Corse dan Team Warhorse HSBK Racing Ducati New York sudah janji bersabar menanti jawabannya pada tengah Januari, usai Reli Dakar 2022 berakhir. Namun, jika Petrucci menerima tawaran Ducati berlaga di MotoAmerica, ia akan sulit mendapatkan kerja sama dengan KTM untuk turun di Reli Dakar 2023.
"Saya sudah mengondisikan agar saya bisa ambil keputusan final di sela Dakar. Tim mereka sangat mendorong saya, karena Amerika Utara adalah pasar yang sangat penting bagi Ducati. Mereka ingin membuktikan bahwa mereka bisa kompetitif dan jadi skuad papan atas di kejuaraan itu," pungkas Petrucci.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
- KTM Ajo: Karakter dan Gaya Balap Mirip Jack Miller, Pedro Acosta Itu 'Old School'
- 4 Duet Kakak-Adik Ramaikan MotoGP 2022, 3 di Antaranya Sekelas
- Pecco Bagnaia Prediksi Enea Bastianini Makin 'Seram' di MotoGP 2022 Meski Pakai GP21
- Valentino Rossi Ingin Pecco Bagnaia-Franco Morbidelli Rebutan Gelar MotoGP 2022
- Debut di Reli Dakar Mulus, Danilo Petrucci Heran Tak Tersesat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





