Ogah Bidik Kemenangan, Jorge Martin Cuma Buru Beberapa Podium Sebelum MotoGP 2025 Berakhir
Anindhya Danartikanya | 12 Agustus 2025 15:15
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, ogah bermuluk-muluk membidik kemenangan di MotoGP 2025. Ia mengaku hanya ingin menargetkan beberapa podium di sisa balapan musim ini. Hal ini ia katakan setelah mendapati performa yang positif dalam Seri Ceko bulan lalu.
Sepanjang akhir pekan di Brno kala itu, Martin yang sempat absen lama akibat cedera parah berkepanjangan, langsung mampu bertarung di posisi 10 besar. Ia bahkan finis ketujuh dalam balapan utama. Hal ini membuat sang juara dunia merasa optimistis menjalani 10 seri tersisa musim ini.
"Targetnya adalah finis, menuntaskan semua lap, dan memahami apa yang bisa saya lakukan demi berkembang di masa depan. Jadi, saya sangat senang. Saya mulai merasa seperti di rumah sendiri. Kini kami harus membangun rasa percaya diri," ujarnya via Crash.net, Senin (11/8/2025).
Ingin Bayar Kepercayaan Aprilia

Sebelumnya, Martin sempat terpikir hengkang dari Aprilia meski masih punya kontrak valid untuk 2026. Ia pun dikabarkan saling lirik dengan Honda HRC Castrol soal kans menggantikan Luca Marini dengan kontrak bernilai fantastis. Namun, ia akhirnya memutuskan untuk bertahan.
"Saya tahu mereka (Aprilia) sangat percaya kepada saya, dan saya percaya kepada mereka serta proyek ini sekarang. Jadi, saya benar-benar yakin potensi kami sangat besar. Anda bisa lihat Marco (Bezzecchi). Saya hanya perlu memperkecil jarak darinya," ungkapnya.
'Martinator' juga tak memungkiri bahwa performa apik Bezzecchi di atas RS-GP selama ia absen menjadi salah satu faktor utama keputusannya bertahan di Aprilia. 'Bez' memang tampil tangguh dalam beberapa seri terakhir, dan Martin mengakui bahwa hal ini sangat memotivasinya.
Ingin Beberapa Kali Naik Podium Sebelum Musim Berakhir
"Saya rasa saya ambil keputusan yang tepat untuk bertahan di Aprilia. Kita takkan pernah tahu bagaimana jika situasinya berbeda, tapi saya senang ada di sini. Saya tahu motornya sangat komplet. Saya kompetitif. Yang terpenting, saya masih punya semangat itu dan bisa mencapai puncak," katanya.
"Saya tidak ingin terlalu memikirkan hasil. Namun, di dalam hati saya, ada 3 atau 4 balapan di kalender yang akan datang di mana saya yakin kami bisa berjuang setidaknya untuk naik podium. Targetnya adalah mengakhiri tahun dengan beberapa podium, lalu bersiap untuk musim depan," pungkasnya.
Menjelang Seri Austria di Red Bull Ring, 15-17 Agustus 2025, Bezzecchi menjadi pembalap non-Ducati terbaik di klasemen pembalap, menduduki peringkat keempat dengan koleksi 156 poin. Martin, yang musim ini baru menjalani dua seri, menduduki peringkat 21 dengan koleksi 9 poin.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- 7 Momen Dramatis MotoGP di Red Bull Ring, 3 Kekalahan Marc Marquez sampai Senggolan Maut Zarco vs Morbidelli
- Belum Pernah Menang di Red Bull Ring, Akankah Marc Marquez Patahkan Kutukan di MotoGP Austria 2025?
- Profil Sirkuit Red Bull Ring, Kandang KTM yang Justru Dikuasai Para Rider Ducati di MotoGP
- Bikin Kejutan di Ceko, Enea Bastianini Siap Gaspol Lagi di MotoGP Austria 2025 demi KTM
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Chelsea Catatkan Kerugian Terbesar dalam Sejarah Premier League
Liga Inggris 2 April 2026, 06:00
-
Iliman Ndiaye Siap Buka Hati untuk Manchester United?
Liga Inggris 2 April 2026, 05:25
-
Duel Pramusim Leeds United vs Manchester United Digelar di Croke Park?
Liga Inggris 2 April 2026, 05:19
-
Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Melimpah, John Herdman Punya Banyak Opsi
Tim Nasional 1 April 2026, 21:42
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45















