Ogah Di-PHP Repsol Honda, Johann Zarco Tegas Tolak Gantikan Marc Marquez
Anindhya Danartikanya | 20 Oktober 2023 13:20
Bola.net - Johann Zarco menegaskan dirinya ogah menggantikan Marc Marquez di Repsol Honda dan akan tetap membela tim milik Lucio Cecchinello, LCR Honda Castrol, di MotoGP 2024. Zarco pun punya alasan-alasan tersendiri mengapa dirinya justru menolak kesempatan membela tim pabrikan.
Pertengahan musim ini, Zarco mengambil keputusan hengkang dari Ducati dan Prima Pramac Racing. Juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini lalu menandatangani kontrak dua musim dengan Honda Racing Corporation (HRC) untuk diletakkan di LCR Honda Castrol sebagai pengganti Alex Rins.
Namun, masa depan Zarco kembali jadi topik panas usai Marquez memilih hengkang dari Repsol Honda. Di atas kertas, mengingat dirinya terikat kontrak langsung dengan pabrikan, Zarco bisa dipindahkan oleh HRC ke Repsol Honda alih-alih membela LCR Honda. Namun, rider Prancis ini menolak.
Lebih Baik Kerahkan Energi ke LCR Honda

Alasan Zarco cukup sederhana: karena HRC tak bisa memastikan ia bisa membela Repsol Honda selama dua musim. Hal ini disebabkan adanya kans Marquez kembali ke Tim Oranye pada 2025 jika performa RC213V mengalami lonjakan performa yang signifikan. Alhasil, Zarco memilih tetap bertahan di LCR.
"Sudah dikonfirmasi, saya bertahan dengan Lucio. Proposal Honda tidak cukup jelas untuk dua musim ke depan. Ada kemungkinan menjalani satu tahun saja di tim pabrikan dan lalu kembali ke Lucio. Namun, itu tidak cukup jelas," ujar Zarco lewat MotoGP.com, Kamis (19/10/2023).
"Jadi, lebih baik menggunakan semua energi saya untuk proyek LCR selama dua tahun ke depan dan bekerja sebaik mungkin dengan keterlibatan penuh Honda di tim Lucio, seperti Ducati dengan Pramac. Jadi, tak ada gunanya melihat tim pabrikan," lanjut rider berusia 33 tahun ini.
Akui Repsol Honda Tim Prestisius, Tapi...

Zarco sendiri sempat hampir membela Repsol Honda pada 2020 lalu sebagai pengganti Jorge Lorenzo. Namun, skuad itu akhirnya memilih Alex Marquez yang lebih muda, sehingga Zarco akhirnya memilih membela Ducati lewat Avintia Esponsorama, sebelum pindah ke Prima Pramac Racing pada 2021.
Zarco tak memungkiri bahwa membela Repsol Honda bakal menjadi kebanggaan seorang rider, karena mereka adalah tim paling prestisius dalam sejarah Grand Prix. Namun, ia lebih memilih fokus membela LCR Honda daripada hanya membela Repsol Honda selama satu musim.
"Membela tim pabrikan mungkin bakal menyenangkan jika dilihat dari sisi prestisnya. Bukannya tidak ada tawaran nyata, tetapi mereka tidak melihat proyeknya untuk dua tahun ke depan. Jadi, lebih baik konsentrasi saja kepada Lucio," pungkas Zarco.
Sumber: MotoGP
Baca juga:
Hasil Latihan MotoGP Australia: Duet KTM Tercepat, Pecco Bagnaia Gagal Lolos ke Q2 Lagi
Hasil Latihan Kedua Moto2 Australia: Fermin Aldeguer Tercepat Lagi, Ungguli Aron Canet
Hasil Latihan Kedua Moto3 Australia: David Munoz Lagi-Lagi Tercepat
Hasil FP1 MotoGP Australia: Jorge Martin Catat Waktu Tercepat, Dibuntuti Augusto Fernandez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diogo Dalot Berharap Rafael Leao Bertahan di AC Milan
Liga Italia 19 Agustus 2026, 13:01
-
Kalah tapi Menang Agrgegat, Timnas Thailand ke Final Piala AFF 2026
Tim Nasional 18 Agustus 2026, 21:59
-
Comeback Lawan Bali United, Persib Bandung Juara Dewata Challenge Series 2026
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 21:29
-
Gavi Pindah ke Manchester United? Begini Sabda Fabrizio Romano
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 19:45
-
AS Roma Hubungi Real Madrid, Ingin Boyong Pemain Ini ke Olimpico
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:30
LATEST UPDATE
-
Myles Lewis-Skelly dan Kenyataan Pahit di Arsenal
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 09:18
-
Formasi Pertahanan Ideal Real Madrid untuk Awal Musim 2026-27
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 09:12
-
Ambisi Besar Barcelona: Lanjutkan Dominasi Domestik dan Taklukkan Eropa
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 08:56
-
Manchester United dan Fondasi yang Lebih Kuat untuk Melanjutkan Kebangkitan
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 08:21
-
Jadwal Padat Kayak Klub Eropa? Begini Strategi Grooming Biar Tetap Sat-set
Lain Lain 20 Agustus 2026, 08:03
-
Arsenal Menatap Musim Anyar dengan Ambisi Berlipat
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 07:48
-
Susunan Lini Tengah Terkuat Manchester United dengan Carlos Baleba
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 07:01
-
Timnas Voli Putri Indonesia Usung Target Tembus 6 Besar AVC Continental 2026
Voli 20 Agustus 2026, 06:45
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

