Ogah Tiru Espargaro, Zarco Jinakkan KTM Pakai Gaya Sendiri
Anindhya Danartikanya | 10 Desember 2018 12:45
Bola.net - - Pebalap baru Red Bull KTM Factory Racing, Johann Zarco mengaku takkan meniru gaya balap sang tandem, Pol Espargaro, dalam usahanya beradaptasi dan menjinakkan motor RC16 di MotoGP musim depan. Kepada Crash.net, Zarco meyakini bahwa gaya balapnya yang lebih 'lembut' pasti akan cocok dengan motor tersebut.
Juara dunia Moto2 2015-2016 ini meyakini bahwa RC16 tak harus dikendarai dengan cara agresif, seperti gaya balap Espargaro yang sukses merebut podium usai finis ketiga di pekan balap Valencia, Spanyol bulan lalu. Hal ini pun telah dibuktikan Zarco dalam uji coba pascamusim di Valencia dan Jerez.
"Saya harus menemukan setup dasar sendiri, karena saya takkan berkendara seperti Pol. Saya bisa memahami dan kadang menjajal hal-hal yang ia lakukan, tapi saya tak bisa menirunya. Saya tahu gaya balap saya yang smooth itu baik karena sangat konsisten. Inilah 'Gaya Zarco' dan saat merasakannya, saya bisa sangat konsisten," ujarnya.
Mudah Konsisten
Sebagai eks rider Monster Yamaha Tech 3, rider Prancis ini mengakui bahwa performa RC16 masih tertinggal dari para kompetitor. Meski begitu, ia mampu melihat sisi positif RC16 selama uji coba, yakni motor tersebut tetap mampu menorehkan ritme balap yang konsisten jika dikendarai dengan gaya balap yang lembut.
"Meski pada run terakhir saya hanya bisa memperbaiki waktu 0,1 detik lebih cepat, saya lebih nyaman dan konstan. Jadi meski kami tak memperbaiki kecepatan, kami memperbaiki konsistensi. Setiap saya turun lintasan, catatan yang kami harapkan langsung kami dapat dan saya bisa mengulangnya. Ini berarti kami menuju arah yang tepat," ungkap Zarco.
Tuntut Performa di Tikungan
Lalu, bagaimana cara KTM bisa memperbaiki catatan waktu agar lebih cepat? Zarco pun meyakini bahwa performa RC16 saat menikunglah yang harus diperbaiki, dan hal ini akan segera menemukan solusi bila para teknisi KTM mampu menganalisis setumpuk data yang ia peroleh di Jerez.
"Saya bisa katakan hal terbesar yang harus diperbaiki adalah menikung. Mungkin inilah area di mana kami kesulitan dengan gaya balap yang saya coba pakai. Tapi uji coba di Jerez sangat baik karena ada tikungan cepat dan lambat, tak seperti di Valencia, dan ini menyajikan informasi yang baik soal bagaimana cara saya bisa mengendalikan motor," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










