
Bola.net - - Lima kali juara dunia, Jorge Lorenzo mengaku bahwa dirinya sama sekali tak menduga akan berlabuh ke Repsol Honda di MotoGP musim depan. Dalam wawancaranya bersama BT Sport, Por Fuera bahkan menyatakan bahwa kemungkinan untuk pensiun sempat terlihat jauh lebih besar usai terdepak dari Ducati Corse.
Gosip soal Ducati ingin mengganti Lorenzo dengan Danilo Petrucci mulai terembus di sela pekan balap Le Mans, Prancis pada Mei lalu. Merasa dirinya tak lagi diinginkan Ducati, Lorenzo pun dihadapkan dengan beberapa pilihan, di antaranya adalah pensiun atau kembali ke Yamaha dalam naungan tim satelit Sepang International Circuit (SIC).
"Itu masa-masa yang gila. Saat itu saya agak depresi, karena kemungkinan pensiun ada di depan mata. Biasanya, saat memikirkan masa pensiun, saya membayangkan diri saya bahagia, karena saya takkan lagi merasakan tekanan dan takkan lagi cedera. Tapi saya tak mengira bakal depresi. Saya sungguh dekat dengan keputusan itu," ujarnya.
Kepindahan yang Tak Terduga
Meski begitu, gundah gulana yang dialami Lorenzo terjawab usai Dani Pedrosa memutuskan pensiun. Mendengar Repsol Honda tengah mencari penggantinya, Lorenzo segera mengajukan diri. Meski begitu, rider 31 tahun ini sempat ketar-ketir akan ditolak oleh Honda, mengingat ia sempat paceklik kemenangan sepanjang 2017.
"Pindah ke Honda memang sulit dipercaya. Dalam dunia balap motor, 'nilai' Anda adalah hasil balap terakhir Anda, dan hasil saya sungguh buruk. Jadi bagi mental saya situasi ini sangat sulit, karena saya sudah berlatih dan bekerja lebih keras tapi hasil baik tak kunjung datang," ungkap Lorenzo, yang akhirnya akan bertandem dengan Marc Marquez pada 2019-2020.
Serius Pertimbangkan Yamaha
Lorenzo juga menyatakan bahwa dirinya sempat serius mempertimbangkan opsi kembali ke Yamaha. Ia mengakui bahwa proyek SIC-Yamaha yang kini bernama Petronas Yamaha SRT cukup menjanjikan, mengingat tim ini dipastikan bakal menyediakan satu motor dengan spek pabrikan.
Meski begitu, Lorenzo mengaku proyek ini tetap tak sesuai dengan hatinya. "Saya juga punya peluang untuk membela tim satelit Yamaha. Itu opsi yang baik, tapi bukan opsi yang saya inginkan," pungkas Lorenzo, yang pernah membela Yamaha Factory Racing pada musim 2008-2016.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 14 Mei 2026 13:49Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 17-18 Mei 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Mei 2026 23:54Jaksa Curiga Harta Nadiem Rp 4,8 Triliun Hasil Korupsi Chromebook
-
Liputan6 13 Mei 2026 22:34Kasus Sabu Kutai Barat Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Kasat Narkoba
-
Liputan6 13 Mei 2026 21:47Penahanan Bupati Tulungagung Diperpanjang, Begini Penjelasan KPK
MOST VIEWED
Veda Ega Pratama Sebut Balapan Moto3 Prancis 2026 Seru, Ngaku Beberapa Kali Nyaris Kecelakaan
Akankah Veda Ega Pratama Jadi Rookie of The Year? Inilah Klasemen Pembalap Rookie Moto3 2026
Pertama Kali Balapan di Kondisi Hujan, Veda Ega Pratama Ngaku Sempat Takut di Moto3 Prancis 2026
Fabio di Giannantonio Bakal Tinggalkan Skuad Valentino Rossi demi Bela KTM di MotoGP 2027
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5835297/original/008464600_1778737436-IMG_1301.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5763395/original/043493900_1778666342-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330062/original/059545400_1756353142-1000241325.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3485559/original/014273400_1623926572-IMG_20190116_232705.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553306/original/027550000_1775931103-1.jpg)

