Para Rider MotoGP Minta Mandalika Diperbaiki Lagi: Untung Grip-nya Oke Saat Hujan
Anindhya Danartikanya | 25 Maret 2022 09:25
Bola.net - Para pembalap MotoGP kembali menyuarakan kekhawatiran soal kondisi aspal Sirkuit Mandalika, Lombok, usai digelarnya pekan balap MotoGP Indonesia pada 18-20 Maret 2022 lalu. Mereka menyatakan bahwa aspal trek masih harus diperbaiki lagi agar lebih ideal.
Seperti yang diketahui, Sirkuit Mandalika sempat mengalami pengaspalan ulang parsial, yakni pada Tikungan 17 sampai Tikungan 5 akibat protes para rider dalam tes pramusim 11-13 Februari. Aspalnya kala itu mudah terkelupas hingga menciptakan kerikil yang bisa mencederai mereka.
Pengaspalan ulang ini selesai pada 10 Maret, hanya sepekan sebelum balapan. Padahal, idealnya sebuah aspal baru bisa ideal dipakai usai tiga bulan setelah pengaspalan. Namun, aspal di Tikungan 17 ternyata terkelupas sepanjang pekan balap, terutama usai balapan kelas Moto3 digelar pada Minggu (20/3/2022).
Hal ini membuat durasi balapan Moto2 diperpendek dari 25 menjadi 16 lap saja, dan kelas MotoGP dari 27 ke 20 lap. Hujan deras yang mengguyur dalam balapan MotoGP bahkan tak bisa mereduksi kendala tersebut, dan beberapa rider bahkan bisa melihat bahwa aspalnya jadi berlubang.
Uniknya, para rider memuji level grip yang disajikan aspal Mandalika dalam kondisi basah. Meski begitu, mereka sangat yakin aspal Sirkuit Mandalika diperbaiki lagi untuk pekan balap pada 2023 nanti. komentar para rider seperti yang dikutip dari Crash.net, Kamis (24/3/2022).
Alex Rins
"Saya tak tahu apakah kami bisa balapan dalam kondisi kering, karena kondisi treknya sangat sulit. Di tikungan terakhir, aspalnya mulai terkelupas. Bahkan dalam kondisi basah, kami merasakan aspal yang menabrak tubuh kami dari pembalap di depan. Jadi, bayangkan kalau balapannya digelar dalam kondisi kering.
"Untungnya, tak ada yang celaka. Saat saya melepas baju balap usai finis, dada saya penuh batu-batu hitam. Mereka harus memperbaikinya, karena agak berbahaya. Kita lihat saja nanti. Mereka bilang mereka akan mengaspal ulang treknya untuk musim depan, seluruh sirkuit."
Joan Mir
"Masalahnya adalah aspal ini lebih untuk kondisi kering. Namun, bahkan dalam kondisi hujan pun Anda mulai melihat lubang-lubang pada akhir lap, di tikungan terakhir. Bayangkan saja kalau balapannya kering. Wah, bakal sulit. Bakal jadi tantangan besar untuk menyelesaikan balapan.
"Kami terkejut mereka mengurangi lapnya, saya baru tahu kalau jadi 20 lap saja saat balapan Moto2 berlangsung, seperti orang lain. Itu karena tikungan terakhir. Aspalnya berlubang. Pengaspalan ulang untuk musim depan bakal sangat penting.
"Dalam kondisi basah, treknya sulit dipercaya. Saya menyentuh aspal dengan sikut di tiap tikungan. Saya berkata, 'Apakah ini benar-benar basah?!' Gripnya di trek luar biasa, dan ban Michelin bekerja sangat baik dalam kondisi basah. Saya rasa kami oke-oke saja kalau menjalani 27 lap."
Jack Miller
"Saya bisa paham mengapa mereka memperpendek balapannya. Aspalnya baru selesai sepekan sebelumnya. Secara umum, aspal butuh 1-2 bulan untuk jadi ideal. Saya rasa, dalam kondisi apa pun, balapan bisa tetap digelar tanpa masalah. Saya yakin bakal baik-baik saja.
"Kami sudah melewati satu Grand Prix (di Mandalika) untuk melihat sisi negatifnya. Namun, positifnya, kami semua menjalani balapan yang menyenangkan dan bisa memberikan fans pertunjukan di sini. Saya rasa mereka semua cukup senang.
Brad Binder, Pol Espargaro, dan Franco Morbidelli
Brad Binder: "Saya merasa gripnya sungguh gila di beberapa tempat."
Pol Espargaro: "Ya, treknya memang punya grip yang baik, tapi juga sangat kotor. Jadi, kondisi ini berimbang. Biasanya, kami memperhitungkan (ritme balap dalam kondisi basah) 10 detik (lebih lamban dari kondisi kering) untuk trek dengan grip yang oke dalam kondisi basah, dan kami memang benar-benar 9-10 detik lebih lamban. Jadi, ini bagus."
Franco Morbidelli: "Balapan itu berat karena pada dasarnya penglihatannya nol. Untungnya, treknya punya grip yang cukup. Jadi, itu kejutan yang menyenangkan. Saya masih kena lemparan beberapa batu. Tapi dalam tes pramusim jauh lebih buruk."
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Pawang Hujan Mandalika: Fabio Quartararo Naik Podium Berkat Niruin Gaya Saya
- Yamaha: Tempat Fabio Quartararo Jadi Rebutan Toprak Razgatlioglu-Raul Fernandez
- Gebrakan Darryn Binder di MotoGP Mandalika, Bahkan Sukses Ancam Kakak Sendiri
- Termasuk Jorge Lorenzo, 3 Rider Resmi Bakal Dinobatkan Jadi MotoGP Legend
- Jack Miller-Fabio Quartararo, 2 Kawan Selisih Paham Soal Senggolan di Mandalika
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







