Para Tokoh Balap Heran Kawasaki Ogah ke MotoGP
Anindhya Danartikanya | 15 Mei 2017 16:00
Bola.net - - Delapan tahun sudah Kawasaki meninggalkan panggung gemerlap MotoGP. Banyak orang heran atas keputusan mereka tak ingin kembali ke kejuaraan balap motor terakbar tersebut. Pabrikan Jepang ini justru fokus menjalankan proyek WorldSBK, di mana mereka merebut gelar dunia lewat Scott Russell (1993), Tom Sykes (2013) dan Jonathan Rea (2015-2016).
Sejak MotoGP menggantikan GP500 pada 2002, Kawasaki hanya meraih lima podium tanpa kemenangan. Sejak akhir 2009, mereka pun berulang kali menegaskan tak punya niat kembali ke MotoGP, berdalih tak terlalu menguntungkan. Pimpinan Honda WorldSBK, Ronald Ten Kate pun mengaku heran, namun juga mendukung keputusan Kawasaki.
Saat mereka di MotoGP, nasib mereka buruk. Mereka tak mau melanjutkan proyek itu dan memilih balapan di WorldSBK. Tapi saya bisa memakluminya, karena memang lebih masuk akal balapan di sini. Meski begitu, pabrikan besar biasanya ingin turun di kejuaraan bergengsi selama budget dan sumberdaya mereka terpenuhi, ucap Ten Kate kepada Motorsport Total.
Rider Aruba.it Ducati, Chaz Davies juga heran melihat Kawasaki yang dominan di WorldSBK dalam lima tahun terakhir justru tak mau turun di MotoGP meski punya sumberdaya mencukupi. Saya agak heran, karena aneh melihat salah satu pabrikan terbesar di dunia tak turun di MotoGP, justru fokus di WorldSBK. Kenapa? Mungkin mereka pikir memang lebih baik turun di WorldSBK saja. Setiap pabrikan punya strategi sendiri, ungkapnya.
Juara dunia MotoGP 2006 yang kini membela Honda WorldSBK, Nicky Hayden juga punya pandangan serupa. Ia bahkan penasaran soal besarnya dana yang diterima Kawasaki. Menurutnya, bila memiliki biaya yang cukup banyak, maka Kawasaki bisa menjalankan riset untuk kembali merakit dan mengembangkan motor MotoGP, yang dikenal cukup mahal.
Saya tak tahu situasi Kawasaki, tak tahu seberapa besar budget mereka. Tapi saya rasa mereka bakal tampil baik di MotoGP, Kawasaki tahu cara merakit motor yang baik. Jika mereka menjual banyak motor lewat WorldSBK, maka baguslah. MotoGP tak murah, butuh banyak biaya menjalankan proyek di sana. Mungkin sponsor bisa jadi solusi, tapi juga mungkin mereka pikir turun di MotoGP tak terlalu berpengaruh, pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51







