Pebalap Indonesia Sean Gelael Siap Beratraksi di Hockenheim
Editor Bolanet | 30 April 2013 13:07
- Pebalap Indonesia, Sean Gelael akan melakoni pertandingan paling meriah di Hockenheim, Jerman, 4-5 Mei 2013, karena untuk pertama kalinya akan disaksikan lebih dari 100.000 penonton.
Hockenheim, tuan rumah perlombaan F1 Jerman Grand Prix sejak 1970, merupakan salah satu tuan rumah perlombaan FIA F3 Eropa, sebagai balapan resmi di antara perlombaan DTM, laga seri Turing Car paling besar dan populer di Jerman.
Secara tradisional, kata Jeffrey JP dari bidang administrasi Tim Sean GP, Selasa, sirkuit Hockenheim yang memiliki tempat penonton paling banyak, saat berlangsung perlombaan DTM biasanya akan dikunjungi lebih dari 100. 000 penonton � bisa lebih banyak dari pengunjung lomba Grand Prix.
Para bintang balap dari berbagai belahan dunia akan hadir dalam perlombaan turing car yang dipasok kendaraan Mercedes C-Coupe, Audi RS5 dan BMW M3. Tiga pabrik mobil itu pegang peranan dalam perlombaan DTM dan para pebalap mereka tidak jarang dibayar melebihi pebalap Formula 1.
Mercedes dan pabrik rekanan Audi, Volkswagen, mendukung penuh perlombaan Formula 3 dan Sean Gelael serta rekan balapnya di Double R Racing mengendarai Dallara yang diperkuat mesin Mercedes, akan tampil di antara perlombaan besar di Hockenheim itu.
Ini mengakibatkan Formula 3 Eropa semakin populer tahun ini dan pemuda belia berusia 16 tahun dari Indonesia, Sean Gelael, ambil bagian di antara 30 peserta dari berbagai benua yang berlomba di jenis balap anak tangga menuju F1 itu.
Perlombaan di Hockenheim juga merupakan jendela bagi para bos Mercedes, Audi / VW, BMW dan Porsche, yang juga mengadakan perlombaan Piala Carrera, untuk mencari pebalap andalan mereka. Sebanyak 15 sampai 22 pebalap professional DTM yang akan berlomba, berasal dari jenjang lomba F3.
Event nanti pasti seru sekali, kata Sean seperti yang dilansir Antara, sambil menambahkan Saya amat mendambakan dapat berlomba di Hockenheim, kendati saya tahu nanti akan amat sulit karena saya belum pernah menjajal lintasan itu.
Sean sebagai pebalap termuda di ajang lomba F3 Eropa, memang masih baru di sirkuit itu dibanding dengan para pebalap lain yang umumnya sudah mengenai sirkuit itu dengan baik.
Pada dua lomba sebelumnya di Monza dan Silverstone, Sean juga amat terusik dengan hujan nyaris sepanjang balapan, namun dengan amat mencengangkan ia berhasil finis dalam enam perlombaan (race) di dua serkuit sebelumnya.
Cuaca amat menakjubkan, tambah Sean, yang kemudian berkata Ketika di Monza Italia kami berharap cuaca panas tapi ternyata cuaca tidak konsisten di akhir minggu, demikian pula dengan di Silverston di Inggris.
Saya berharap kondisi alam di Hockenheim bagus agar kami dapat lebih seksama mempelajari kendaraan kami. Saya kira ini merupakan hal penting bagi saya dan sebagai kunci untuk melakukan kemajuan, kata pelajar sekolah menengan atas itu.
Selain karena sejarah yang amat fantastik, ada alasan lain mengapa Hockenheim amat disukai penonton. Hockenheim memiliki jalur panjang serta tikungan patah sehingga perlombaan amat spektakular.
Sean berada di urutan terbaik ke-14 saat berlomba di Monza dan sempat berada di urutan ke-12 di Silverstone sebelum melintir dan akhirnya berada di urutan terbaik ke-16. Ia kini sedang siap-siap mengetuk pintu klasemen poin, karena hanya pebalap urutan 10 besar yang mendapat poin.
Bila Sean berhasil mengatasi masalahnya, maka ia akan masuk dalam urutan peraih poin pada lomba di Hockenheim. (ant/opw)
Hockenheim, tuan rumah perlombaan F1 Jerman Grand Prix sejak 1970, merupakan salah satu tuan rumah perlombaan FIA F3 Eropa, sebagai balapan resmi di antara perlombaan DTM, laga seri Turing Car paling besar dan populer di Jerman.
Secara tradisional, kata Jeffrey JP dari bidang administrasi Tim Sean GP, Selasa, sirkuit Hockenheim yang memiliki tempat penonton paling banyak, saat berlangsung perlombaan DTM biasanya akan dikunjungi lebih dari 100. 000 penonton � bisa lebih banyak dari pengunjung lomba Grand Prix.
Para bintang balap dari berbagai belahan dunia akan hadir dalam perlombaan turing car yang dipasok kendaraan Mercedes C-Coupe, Audi RS5 dan BMW M3. Tiga pabrik mobil itu pegang peranan dalam perlombaan DTM dan para pebalap mereka tidak jarang dibayar melebihi pebalap Formula 1.
Mercedes dan pabrik rekanan Audi, Volkswagen, mendukung penuh perlombaan Formula 3 dan Sean Gelael serta rekan balapnya di Double R Racing mengendarai Dallara yang diperkuat mesin Mercedes, akan tampil di antara perlombaan besar di Hockenheim itu.
Ini mengakibatkan Formula 3 Eropa semakin populer tahun ini dan pemuda belia berusia 16 tahun dari Indonesia, Sean Gelael, ambil bagian di antara 30 peserta dari berbagai benua yang berlomba di jenis balap anak tangga menuju F1 itu.
Perlombaan di Hockenheim juga merupakan jendela bagi para bos Mercedes, Audi / VW, BMW dan Porsche, yang juga mengadakan perlombaan Piala Carrera, untuk mencari pebalap andalan mereka. Sebanyak 15 sampai 22 pebalap professional DTM yang akan berlomba, berasal dari jenjang lomba F3.
Event nanti pasti seru sekali, kata Sean seperti yang dilansir Antara, sambil menambahkan Saya amat mendambakan dapat berlomba di Hockenheim, kendati saya tahu nanti akan amat sulit karena saya belum pernah menjajal lintasan itu.
Sean sebagai pebalap termuda di ajang lomba F3 Eropa, memang masih baru di sirkuit itu dibanding dengan para pebalap lain yang umumnya sudah mengenai sirkuit itu dengan baik.
Pada dua lomba sebelumnya di Monza dan Silverstone, Sean juga amat terusik dengan hujan nyaris sepanjang balapan, namun dengan amat mencengangkan ia berhasil finis dalam enam perlombaan (race) di dua serkuit sebelumnya.
Cuaca amat menakjubkan, tambah Sean, yang kemudian berkata Ketika di Monza Italia kami berharap cuaca panas tapi ternyata cuaca tidak konsisten di akhir minggu, demikian pula dengan di Silverston di Inggris.
Saya berharap kondisi alam di Hockenheim bagus agar kami dapat lebih seksama mempelajari kendaraan kami. Saya kira ini merupakan hal penting bagi saya dan sebagai kunci untuk melakukan kemajuan, kata pelajar sekolah menengan atas itu.
Selain karena sejarah yang amat fantastik, ada alasan lain mengapa Hockenheim amat disukai penonton. Hockenheim memiliki jalur panjang serta tikungan patah sehingga perlombaan amat spektakular.
Sean berada di urutan terbaik ke-14 saat berlomba di Monza dan sempat berada di urutan ke-12 di Silverstone sebelum melintir dan akhirnya berada di urutan terbaik ke-16. Ia kini sedang siap-siap mengetuk pintu klasemen poin, karena hanya pebalap urutan 10 besar yang mendapat poin.
Bila Sean berhasil mengatasi masalahnya, maka ia akan masuk dalam urutan peraih poin pada lomba di Hockenheim. (ant/opw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menjawab Jerome Polin, Ini 9 Pembalap Indonesia yang Berprestasi di Kancah Dunia
Otomotif 26 Januari 2022, 10:20
-
Jajal Sirkuit Mandalika Bareng Presiden Jokowi, Sean Gelael: Keren dan Menantang
Otomotif 13 November 2021, 21:26
-
Raffi Ahmad Beli Sayap Mobil Formula 1 Sean Gelael Seharga 1M
Bolatainment 26 Mei 2020, 09:45
-
Uji Coba Pirelli, Sean Gelael Penuhi Ekspektasi Toro Rosso
Otomotif 2 Agustus 2018, 14:30
-
Sean Gelael Dapat Empat Latihan F1 Bareng Toro Rosso
Otomotif 29 Agustus 2017, 13:30
LATEST UPDATE
-
Arema FC Lengkapi 11 Pemain Asing: Penyerang Muda Nigeria Jadi Rekrutan Terakhir
Bola Indonesia 15 September 2026, 17:15
-
Arema FC Imbau Suporter Persik Kediri Tak Hadir di Kanjuruhan, Ini Alasannya
Bola Indonesia 15 September 2026, 16:48
-
Dari Aceh hingga NTT, YPP Emtek Media Hadirkan Harapan bagi Warga Terdampak Bencana
Lain Lain 15 September 2026, 16:35
-
Elche Punya Rencana Khusus Hadapi Real Madrid: Bukan Parkir Bus, tapi Kuasai Bola
Liga Spanyol 15 September 2026, 16:12
-
Rodri Buka-bukan Ungkap Alasan Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona: Bukan Keputusan Mudah
Liga Spanyol 15 September 2026, 15:45
-
KONI Dukung PB ESI di Bawah Herindra, Bidik Prestasi Dunia dan Perkuat Game Lokal
Olahraga Lain-Lain 15 September 2026, 15:27
-
Prediksi FC Seoul vs Persib 16 September 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 15:24
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Dewa United 16 September 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 15:14
-
Serie A tak Lagi 'Boring': Belum Muncul Skor 0-0 hingga Pekan ke-4 Musim 2026/2027
Liga Italia 15 September 2026, 14:48
-
Harry Kane Tembus 150 Gol di Bayern Munchen, Lebih Cepat dari Robert Lewandowski!
Bundesliga 15 September 2026, 14:15
-
Kabar Mengejutkan FC Seoul: Turunkan Tim SMA untuk Hadapi Persib di ACL Two?
Bola Indonesia 15 September 2026, 13:48
-
Cristian Chivu Bela Josep Martinez, Tegaskan Kiper Inter Milan Bukan Masalah
Liga Italia 15 September 2026, 13:29
-
Prediksi Barcelona vs Racing Santander 17 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 13:13
-
Lamine Yamal atau Kylian Mbappe: Siapa yang Lebih Layak Memenangkan Ballon d'Or?
Liga Spanyol 15 September 2026, 12:54
-
EMTEK Media Dapat Kepercayaan untuk Kelola Izin Nonton Bareng FIFA ASEAN Cup 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 12:45
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
