Pecco Bagnaia: Fabio Quartararo Rider Terhebat yang Pernah Ada di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 21 Juni 2022 09:57
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, mengaku memiliki dua strategi untuk mengalahkan Fabio Quartararo di MotoGP Sachsenring, Jerman, Minggu (19/6/2022) lalu. Sayangnya, tak satu pun strategi ini berjalan sesuai harapan. Pasalnya, 'Pecco' terjatuh di Tikungan 1 pada Lap 4 dan gagal finis.
Start dari pole, Bagnaia tersalip Quartararo sejak lap pembuka. Rider Italia ini pun bertekad membuntutinya sampai menjelang finis sebelum menyalip. Namun, apa daya, ia malah mengalami gagal finis keempatnya musim ini. Kepada Crash.net, Bagnaia mengaku kesal karena data menunjukkan bahwa ia berkendara dengan baik.
Menurutnya, pengeremannya kuat, corner speed-nya juga apik. Atas alasan inilah ia tak bisa menerima kenyataan bahwa ia kecelakaan. Satu-satunya hal positif yang ia bisa petik adalah fakta dirinya tampil kuat sepanjang akhir pekan, yang berarti ada potensi bahwa ia bisa tampil apik pula di trek-trek lainnya.
Yakin Ban Belakang Keras Lebih Unggul

"Tadinya semua sempurna. Saya start dengan baik dan mengendalikan semuanya. Saya punya dua rencana. Pertama, start dengan baik dan ngotot. Kedua, jika Fabio di depan selama tiga lap pertama, saya berencana tenang, berpikir cerdas, dan membiarkannya unggul 1,5-2 detik. Pada paruh kedua balapan, saya akan coba mendekat dan menyalip," kisah Bagnaia.
"Pasalnya, saya pakai ban belakang keras dan ia pakai medium. Jika saya ada di depan, sudah jelas ritme balap saya bisa mencapai 1 menit 21,5-21,9 detik. Jadi, bakal lebih sulit bagi ban belakang medium untuk tetap konsisten seperti itu. Sekarang itu hanya bisa jadi kata-kata, namun saya rasa itulah potensi kami," lanjutnya.
Berkat kemenangannya di Sachsenring, kini Quartararo makin kokoh di puncak klasemen pembalap dengan 172 poin, unggul 34 poin atas Aleix Espargaro yang ada di peringkat kedua. Bagnaia sendiri ada di peringkat keenam, dengan ketertinggalan 91 poin dari 'El Diablo' dengan 10 seri tersisa musim ini.
Sebut Fabio Quartararo Lebih 'Lengkap'

Untuk mengalahkan Quartararo dalam perebutan gelar dunia, maka Bagnaia harus meraih rata-rata sembilan poin lebih banyak per balapan dari rider Monster Energy Yamaha tersebut. Bagnaia yakin ini misi tak mudah, mengingat menurutnya Quartararo adalah salah satu rider terhebat sepanjang masa.
"Sekali lagi Fabio menunjukkan ia lebih 'lengkap' dari saya. Dia juara dunia, jadi ia salah satu rider terhebat yang pernah ada. Jadi, sudah jelas ia ingin menang. Seperti Marc yang selalu mencoba memenangkan setiap balapan, seperti Valentino, seperti Casey, seperti semua juara. Para pembalap terbaik selalu mencoba begitu," tutupnya.
Bagnaia, Quartararo, dan para pembalap lainnya akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Belanda di Sirkuit Assen pada 24-26 Juni 2022 mendatang.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Joan Mir: Jadi Tandem Marc Marquez Tak Mudah, Tantangan Besar
- Kaki Para Rider Terbakar, Honda Tanpa Poin untuk Pertama Kali dalam 40 Tahun di MotoGP
- Kandas Akibat Kendala Teknis, Maverick Vinales Girang Soal Kemajuan di Sachsenring
- Tunggu 3 Bulan, Lewis Hamilton Akhirnya Podium Lagi di Formula 1 Kanada
- Dapat Long Lap Penalty, Jack Miller Tetap Bisa Naik Podium di Sachsenring
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Data Bicara: Real Madrid Tak Terkalahkan Saat Ferland Mendy Bermain
Liga Champions 15 April 2026, 22:33
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Madrid: Drama 7 Gol, Die Roten Amankan Tiket Semifinal
Liga Champions 16 April 2026, 04:25
-
Hasil Al Nassr vs Al Ettifaq: Cristiano Ronaldo cs Semakin Dekat Menuju Gelar Juara
Asia 16 April 2026, 03:33
-
Raphinha Minta Maaf Soal Gestur ke Fans Atletico Madrid
Liga Champions 16 April 2026, 00:31
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Bayern Munchen vs Real Madrid
Liga Champions 15 April 2026, 23:50
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Arsenal vs Sporting CP
Liga Champions 15 April 2026, 23:45
-
Harry Maguire Absen Lawan Chelsea, Manchester United Dihantam Krisis Bek
Liga Inggris 15 April 2026, 23:41
LATEST EDITORIAL
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39









