Pecco Bagnaia: Fabio Quartararo Rider Terkuat, Jangan Bandingkan dengan 'Four Aliens'
Anindhya Danartikanya | 7 Juni 2022 12:30
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, mengaku tersanjung sekaligus keberatan jika rivalitasnya dengan Fabio Quartararo di MotoGP dibanding-bandingkan dengan 'Four Aliens', yakni julukan rivalitas Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Casey Stoner, dan Dani Pedrosa pada 2008-2010.
Seperti yang diketahui, Bagnaia dan Quartararo sengit berebut gelar dunia MotoGP 2021, yang akhirnya jatuh ke tangan El Diablo. Musim ini, Bagnaia juga bertekad mengulang persaingan itu. Namun, jalannya pada sembilan seri pertama musim ini agak terseok-seok akibat berbagai insiden di lintasan.
Sejauh ini, 'Pecco' tiga kali gagal finis meski dua kali menang. Kesialan terbaru yang menimpanya adalah keterlibatannya dalam kecelakaan dengan Takaaki Nakagami dan Alex Rins di Catalunya, Spanyol, Minggu (5/6/2022). Kepada Sky Sport, Bagnaia mengaku kecewa karena yakin bisa bertarung dengan Quartararo.
Senang Punya Rival Seperti Fabio Quartararo

"Jika MotoGP memberikan 20 poin kepada saya karena ritme balap saya cepat, saya bakal senang. Sayang, saya pulang tanpa poin seperti di Le Mans. Saya dan tim pernah melakukan kesalahan, tapi hal macam ini bisa terjadi, dan Anda tak bisa apa-apa. Mungkin saya bisa menang, dan sudah jelas saya bisa melaju di depan," ujar Bagnaia.
Kini, Bagnaia duduk di peringkat 5 pada klasemen dengan 81 poin, tertinggal 66 poin dari Quartararo dengan 11 seri tersisa. Meski harus susah payah mengejar demi merebut gelar dunia, Bagnaia merasa senang bisa punya rival seperti rider Prancis tersebut. Menurutnya, hal ini bisa memberikan dorongan untuk tampil lebih garang lagi.
"Saya senang punya rival seperti Fabio. Orang-orang selalu membuat perbandingan dengan masa lalu, contohnya dengan 'Four Aliens' yakni Rossi, Lorenzo, Pedrosa, dan Stoner. Namun, kenyataannya Fabio adalah salah satu rider terkuat yang pernah ada, dan rasanya menyenangkan punya rival seperti dia," ungkap rider Italia ini.
Pujian untuk Enea Bastianini

Rival lain Bagnaia dalam perebutan gelar dunia adalah Enea Bastianini. Rider Gresini Racing itu saat ini ada di peringkat 3 pada klasemen, tertinggal 53 poin dari Quartararo. Ia juga merupakan salah satu calon tandem Bagnaia di tim pabrikan Ducati. Sayangnya, Bestia jatuh dan gagal finis di Mugello dan Catalunya.
Hasil buruk ini pun bisa jadi memengaruhi gagasan Ducati soal tandem Bagnaia, mengingat Jorge Martin juga memburu tempat tersebut. Namun, Bagnaia merasa tak seharusnya orang-orang memberikan tekanan mental kepada Bastianini. "Kita harus ingat ini tahun kedua Enea di MotoGP. Ia sudah menang tiga kali," tuturnya.
"Saya rasa tak ada orang yang menjagokannya jadi juara dunia tahun ini, padahal ia melakukan hal-hal hebat, melampaui ekspektasi. Ia memang bisa saja melakukan kesalahan macam ini, dan ia akan belajar. Namun, ia sudah berkendara dengan cara yang tepat, dan ia tak diwajibkan juara dunia tahun ini," pungkas Bagnaia.
Sumber: Sky Sport
Baca Juga:
- Gagal Finis di Catalunya, Enea Bastianini: Bukan Karena Kepikiran Kontrak Ducati
- Taka Nakagami Minta Maaf pada Rins-Bagnaia: Semua Memang Salah Saya
- Tak Beri Penalti, FIM Stewards Jelaskan Insiden Taka Nakagami di MotoGP Catalunya
- Hasil Tes MotoGP Catalunya: 4 Rider Absen, Fabio Quartararo Tercepat
- Suzuki Kecam Taka Nakagami Lolos Hukuman: MotoGP Tak Belajar dari Insiden 2006
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


