Pecco Bagnaia Rasakan Sensasi Aneh Tanpa Valentino Rossi di Trek MotoGP
Anindhya Danartikanya | 24 Februari 2022 10:49
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, mengaku merasakan sensasi aneh ketika harus menjalani tes pramusim MotoGP 2022 di Sepang dan Mandalika tanpa kehadiran sang mentor di VR46 Riders Academy, Valentino Rossi, di lintasan. Hal ini ia sampaikan kepada Sky Sport, Rabu (23/2/2022).
Seperti yang diketahui, sang sembilan kali juara dunia memutuskan pensiun dalam usia 42 tahun pada akhir musim lalu, usai berkompetisi di Grand Prix selama 26 tahun. Bagnaia, yang sudah turun di MotoGP sejak 2019, mengaku merasakan kejanggalan menjalani tes pramusim tanpa mentornya tersebut.
Perasaan aneh semakin menjalari benak 'Pecco' usai melihat eks crew chief Rossi, David Munoz, dan eks teknisi datanya, Matteo Flamigni, kini bekerja dengan rider berbeda di Mooney VR46 Racing Team. Munoz kini memang menjadi crew chief Luca Marini, sementara Flamigni menjadi crew chief Marco Bezzecchi.
Masih Dibantu oleh Valentino Rossi

Meski merasa aneh tanpa Rossi, Bagnaia mengaku The Doctor masih mengamati anak-anak didiknya. "Saat tiba di Malaysia pada malam sebelum tes, saya merasakan sensasi aneh melihat seluruh tim lama Vale bekerja tanpanya. Tapi Vale masih memberi kami banyak bantuan, meski ia tak ada di trek bersama kami," ujarnya.
Musim ini, ada tujuh rider Italia yang turun di MotoGP. Empat di antaranya anggota VR46 Riders Academy, yakni Bagnaia, Marini, Bezzecchi, dan Franco Morbidelli. Tiga rider Italia non-VR46 adalah Andrea Dovizioso, Enea Bastianini, dan Fabio di Giannantonio. Bagnaia pun yakin akan ada persaingan sengit di antara mereka.
"Semua rider Italia di grid tahun ini akan mengancam. Franco jadi runner up pada 2020, saya runner up tahun lalu. Enea juga kuat, Maro bakal meraih hasil baik pula. Kami semua melaju cepat, dan pasti akan meraih hasil baik. Bakal menyenangkan memperebutkan gelar dunia dengan pembalap Italia lainnya," ungkapnya.
Ingin Punya Banyak Pendukung seperti Valentino Rossi

Melihat potensinya yang semakin besar dalam merebut gelar dunia, Bagnaia pun jadi bermimpi kelak bisa memiliki massa pendukung yang masif seperti Rossi. Ia juga sadar jumlah penggemarnya terus meningkat, mengingat musim lalu ia sengit berebut gelar dengan Fabio Quartararo, meraih 9 podium dan 4 kemenangan.
"Kehebatan Vale adalah caranya menularkan passion pada orang lain. Ia tak hanya dicintai berkat kehebatannya sebagai pembalap, melainkan juga berkat hubungannya dengan fans. Saya ingin, suatu saat nanti, punya kelompok penggemar seperti dia," kisah Bagnaia, yang bergabung dengan VR46 Riders Academy pada 2014.
"Tapi ini tidak mudah, karena pertama, saya harus meraih hasil baik. Namun, saya merasa sudah mulai bisa melakukannya tahun lalu. Hasil saya telah menyentuh hati banyak orang. Saya pun ingin terus seperti ini, dan kami pasti bisa melakukannya," pungkas pembalap yang juga juara dunia Moto2 2018 ini.
Sumber: Sky Sport
Baca Juga:
Raih 6 Gelar MotoGP Bareng Stoner-Marquez, Livio Suppo Luluhkan Hati Suzuki
Hasil Hari Pertama Tes Pramusim Formula 1 Spanyol 2022: Lando Norris Terdepan
14 Pembalap Muda Bertalenta Masuk Program Balap AHM
Suzuki Resmi Tunjuk Livio Suppo Jadi Manajer Tim Baru di MotoGP 2022
Harmonis: Pecco Bagnaia Desak Ducati Pertahankan Jack Miller di MotoGP 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

