Pedrosa: Saingi Lorenzo Terlalu Beresiko
Editor Bolanet | 15 Juli 2012 22:15
- Dani Pedrosa menyatakan bahwa dirinya telah berusaha sekeras mungkin untuk mengejar Jorge Lorenzo dalam balapan MotoGP Italia. Namun, ia pun merasa bahwa menyamai ritme balap punggawa Yamaha itu terlalu beresiko.
Setelah menyalip Pedrosa di tikungan pertama, Lorenzo berhasil memenangkan balapan kali ini dengan keunggulan jarak lima detik. Usai disalip Lorenzo, Pedrosa pun terpaksa bertarung ketat mempertahankan posisi kedua dengan Andrea Dovizioso.
Di tikungan pertama saya sudah mengerem lebih awal, namun saya melakukan kesalahan kecil sehingga Jorge bisa menyalip saya, ujar Pedrosa.
Pebalap Spanyol tersebut mengaku juga dikejutkan oleh ritme balap Dovizioso. Ketika tersalip oleh pebalap Monster Yamaha Tech 3 itu, Pedrosa sempat kesulitan untuk menyerang balik.
Setelah terlepas dari Dovi, saya mencoba mengembalikan ritme balap. Namun ban belakang saya kerap mengalami selip, jadi saya memutuskan untuk menjalaninya perlahan. Jika saya memaksakan diri untuk mengejar Jorge, bisa saja saya tak jadi finis di posisi kedua, pungkasnya. (as/kny)
Setelah menyalip Pedrosa di tikungan pertama, Lorenzo berhasil memenangkan balapan kali ini dengan keunggulan jarak lima detik. Usai disalip Lorenzo, Pedrosa pun terpaksa bertarung ketat mempertahankan posisi kedua dengan Andrea Dovizioso.
Di tikungan pertama saya sudah mengerem lebih awal, namun saya melakukan kesalahan kecil sehingga Jorge bisa menyalip saya, ujar Pedrosa.
Pebalap Spanyol tersebut mengaku juga dikejutkan oleh ritme balap Dovizioso. Ketika tersalip oleh pebalap Monster Yamaha Tech 3 itu, Pedrosa sempat kesulitan untuk menyerang balik.
Setelah terlepas dari Dovi, saya mencoba mengembalikan ritme balap. Namun ban belakang saya kerap mengalami selip, jadi saya memutuskan untuk menjalaninya perlahan. Jika saya memaksakan diri untuk mengejar Jorge, bisa saja saya tak jadi finis di posisi kedua, pungkasnya. (as/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kini Jadi Pelatih Maverick Vinales di MotoGP, Jorge Lorenzo Merasa 'Hidup Kembali'
Otomotif 9 Februari 2026, 19:50
-
Jorge Lorenzo Ngaku Sempat Kaget Dipercaya Maverick Vinales Jadi Pelatihnya di MotoGP
Otomotif 9 Februari 2026, 19:46
LATEST UPDATE
-
Prancis, Spanyol, dan Sebuah Hati yang Terbagi
Piala Dunia 14 Juli 2026, 08:29
-
Julian Alvarez, Bocah dari Calchin yang Tak Pernah Berhenti Mengejar Bola
Piala Dunia 14 Juli 2026, 07:05
-
Emiliano Martinez, Monster di Bawah Mistar Gawang Argentina
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:52
-
Jordan Pickford Sang Pengawal Mimpi Inggris
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:47
-
Unai Simon yang Membuat Spanyol Sulit Dibobol
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:42
-
Mike Maignan, Tembok Terakhir Prancis
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:16
-
Piala Dunia 2026: Duel Para Bintang Menuju Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 04:54
-
Lamine Yamal, Ulang Tahun Ke-19, dan Semifinal Kontra Prancis
Piala Dunia 14 Juli 2026, 04:26
-
Menanti Duel Pertama Lionel Messi Lawan Inggris
Piala Dunia 14 Juli 2026, 03:11
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








