Pedrosa Tak Menyangka Bisa Jadi Rider Top MotoGP
Anindhya Danartikanya | 12 Januari 2019 10:25
Bola.net - - Dani Pedrosa memang tak pernah menjuarai MotoGP sampai masa pensiunnya tiba. Meski begitu, rider Spanyol ini justru mengaku sama sekali tak pernah membayangkan bakal mendapat status rider papan atas di kelas tertinggi. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan Crash.net di Valencia, Spanyol, November lalu, yakni balapan terakhirnya sebagai rider MotoGP.
Pedrosa menjalani debut Grand Prix pada 2001, dan sukses merebut gelar dunia GP125 2003 dan GP250 2004-2005. Pada 2006, ia pun naik ke MotoGP bersama Repsol Honda, salah satu tim paling prestisius dalam sejarah. Selama turun di kelas tertinggi, Pedrosa terhitung tiga kali menduduki peringkat runner up, dan tiga kali pula duduk di peringkat ketiga.
Tak hanya itu, selama 18 tahun turun di ajang Grand Prix, Pedrosa selalu membela Honda dan sukses mengoleksi 153 podium, 54 kemenangan dan 49 pole. Jumlah kemenangan yang ia koleksi, membuat namanya bersanding dengan Mick Doohan sebagai rider Honda dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah.
Prestasi Lampaui Impian Sendiri

Pedrosa, yang kini menjabat sebagai test rider KTM, mengaku bahwa prestasi-prestasinya di atas sama sekali di luar dugaan. Saat masih anak-anak, ia yakin dirinya hanya bisa berkompetisi di GP125. Jadi, mendapat status rider papan atas di MotoGP sudah menjadi prestasi yang luar biasa baginya.
"Jujur saja, saya tak pernah yakin bisa berada di level setinggi ini. Saya tahu saya cepat dan berkendara dengan baik, tapi tak pernah mengira bakal bisa melakukan apa yang sudah saya lakukan. Anda bisa bayangkan, ketika saya berpikir mungkin bisa turun di kejuaraan dunia, saya hanya membayangkan 125cc, bahkan tak terpikir 250cc atau MotoGP," ungkapnya.
Pedrosa bahkan baru menyadari bahwa dirinya benar-benar bisa menjadi ancaman saat ia memperebutkan gelar dunia MotoGP bersama Jorge Lorenzo pada 2010. "Saya rasa 'konfirmasi'-nya baru makin nyata pada tahun kelima saya di MotoGP. Memang aneh, tapi perasaan tak yakin itulah yang selalu membuat saya jalan terus," tuturnya.
Ingin Terus Dikenang
Tak pernah meraih gelar dunia di kelas tertinggi ternyata juga tak menghalangi Pedrosa untuk mendapat status Legenda MotoGP. Rider 33 tahun ini pun berharap kisah dan kariernya bisa menginspirasi banyak orang dan terus diingat.
"Bagaimana saya ingin diingat? Entahlah, tapi jelas saya ingin diingat sebagai orang yang selalu berusaha keras dan menghadapi masalah-masalah pada umumnya seperti manusia lain, yakni rasa takut, pikiran negatif, masa sulit dan situasi yang tak diinginkan. Ini adalah hal yang semua orang hadapi dalam hidup mereka. Tapi saya juga ingin diingat sebagai rider yang punya teknik bagus di atas motor!" tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







