Petronas SRT Tak Tutup Kemungkinan Tinggalkan Yamaha, Tapi...
Anindhya Danartikanya | 5 Maret 2021 19:07
Bola.net - Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, tak memungkiri bahwa skuadnya bisa saja memutuskan tak lagi bekerja sama dengan Yamaha di MotoGP 2022 nanti. Namun, tentunya keputusan itu bakal terasa berat karena Petronas selaku sponsor utama, sangat puas atas prestasi mereka selama dua musim terakhir yang fantastis.
SRT memang sejak 2014 berlaga di kelas-kelas Grand Prix yang lebih ringan, namun skuad MotoGP mereka baru dibentuk pada 2019. Mereka pun menjadi tim satelit Yamaha, mengambil alih posisi Tech 3 yang memutuskan hengkang ke KTM. Tak disangka-sangka, mereka langsung tampil kompetitif.
Bersama Fabio Quartararo, mereka meraih tujuh podium pada 2019. Tahun lalu, El Diablo meraih tiga kemenangan, namun status SRT sebagai tim papan atas ditegaskan oleh Franco Morbidelli lewat lima podium, termasuk tiga kemenangan. Atas alasan ini, sulit membayangkan SRT dengan Yamaha hanya usai tiga musim.
Selalu Terbuka pada Semua Kemungkinan

Meski begitu, di balik gemilangnya hasil SRT selama dua musim terakhir, Yamaha juga tertarik menjadikan Sky Racing VR46 sebagai tim satelit mereka. SRT bahkan dikabarkan bisa beralih ke Suzuki, yang sejak 2017 telah mencari tim satelit. Razali tak menutup kans ini, namun keputusan ada di tangan Petronas selaku sponsor utama.
"Saya tak menyangkal, saat pabrikan lain datang dan ingin bicara, kami selalu mendengarkan. Pintu kami terbuka pada semua kemungkinan. Tapi keputusan memilih pabrikan tergantung keinginan sponsor utama. Jadi, kami lebih banyak didikte keinginan Petronas pada 2022 dan tahun-tahun berikutnya," ujarnya via Crash.net, Senin (1/3/2021).
Menurut pria asal Malaysia yang juga mantan CEO Sirkuit Sepang ini, dapat dimaklumi bahwa Petronas punya suara penting dalam keputusan ini. Pasalnya, sebagai perusahaan besar, mereka pasti juga ingin bekerja dengan pabrikan yang besar pula, demi posisi pemasaran, performa merek, dan rekor trek terbaik.
Tak Bisa Berprestasi Tanpa Dukungan Yamaha
"Selama Petronas tak meminta kami melakukan perubahan, kami akan mengikuti arah mereka. Saat ini, niatan kami adalah tetap bekerja dengan Yamaha, karena dua tahun terakhir sangatlah fantastis. Kami tak bisa meraih prestasi yang segemilang itu tanpa dukungan penuh dari Yamaha Motor Company," ungkap Razali.
Meski begitu, Razali juga tak menutup kemungkinan untuk membentuk kerja sama dengan Sky Racing VR46, seperti halnya yang dilakukan tim balap Valentino Rossi tersebut dengan Esponsorama Racing, yang musim ini menurunkan Luca Marini.
"Kami takkan menutup pintu pada kesempatan apa pun. Namun, yang terpenting adalah arah dan strategi yang diinginkan Petronas. Mereka lah yang akan menentukan apa yang harus kami lakukan ke depannya," pungkas Razali.
Sumber: Crashnet
Video: Aron Canet Lolos dari Maut Saat Terjatuh di Moto2 Portugal 2020
Baca Juga:
Petronas SRT Lega Valentino Rossi-Franco Morbidelli Akur, Tak Perlu Dinding Pemisah
Valentino Rossi Prediksi Marc Marquez Bakal Tetap Kuat Seperti Dulu
Valentino Rossi Takkan Kaget Kalau Luca Marini Langsung Cepat di MotoGP 2021
Valentino Rossi: Saya Ini 'Mangsa' Berharga Bagi Banyak Pembalap
Aprilia Beber Alasan Gaet Lorenzo Savadori daripada Bradley Smith di MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




