Petrucci-Lorenzo Debat Soal Insiden MotoGP Jerman
Editor Bolanet | 16 Juli 2018 12:55
Pada tahap itu, Lorenzo tengah berada di posisi ketiga dan ban depan lunaknya mulai aus dan terkejar oleh Petrucci. Rider Italia ini pun bertekad menyalip saat Lorenzo melebar di tikungan pertama, namun keduanya justru bersenggolan saat Lorenzo langsung kembali ke garis balap yang tepat.
Senggolan ini membuat keduanya terkejar oleh Maverick Vinales. Petrucci sendiri berhasil menyalip Lorenzo pada Lap 26, namun terpaksa kembali ke posisi empat usai Vinales menyalipnya pada Lap 29. Petrucci pun mengaku kecewa gagal merebut podium. (ms/dhy)
Sudut Pandang Petrucci

Kepada Motorsport, Petrucci mengaku yakin Lorenzo buru-buru kembali ke jalur dalam saat melihatnya mendekat. Jorge melebar di Tikungan 1, saya ada di jalur dalam. Tapi saya rasa ia melihat saya, lalu memutuskan menyenggol saya, karena ia menyentuh ban depan saya. Ia tak coba menghindari saya. Kami jadi kehilangan waktu satu detik, ujarnya.
Petrucci yakin bisa naik podium andai tak kehilangan satu detik, namun mengakui performa Vinales yang lebih kuat. Jelas Jorge tak terlalu 'cerdas' mengambil garis balap itu di Tikungan 1. Saya lihat ia melakukannya pada Valentino Rossi. Icoba mengejar dari garis luar. Entah apa yang ia pikirkan soal garis itu, ungkap rider 28 tahun ini.
Tanggapan Lorenzo

Lorenzo, yang finis keenam, punya pendapat yang benar-benar berbeda dengan Petrucci. Ia yakin, Petrucci sebagai rider yang ada di belakangnya, justru seharusnya lebih jeli mengantisipasi pergerakan rival di depannya. Ia juga menyatakan bahwa Petrucci harus lebih bersabar jika memang tak bisa menyalip di tikungan itu.
Rider yang ada di depan, tak bisa melihat rider di belakang, dan jika Anda melebar di area yang kotor, Anda jelas mencoba kembali ke garis bersih secepat mungkin. Rider yang di belakang justru harusnya tahu rider yang di depan bakal kembali ke jalur dalam cepat atau lambat. Ia sendiri harus hati-hati, ungkap Por Fuera.
Danilo bilang, 'Ini peluangku, aku akan membuka gas lebih lebar'. Itulah masalahnya. Ia harus paham, 'Aku akan punya peluang lain karena aku lebih cepat darinya. Aku akan menyalipnya di tikungan lain.' Saya rasa itulah masalahnya, menurut saya, karena saya 'kan tak mungkin melaju di garis kotor terus-terusan, pungkas Lorenzo. [initial]
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48















