Pindah ke Tim Satelit, Alex Marquez Lega Tak Perlu Jadi Sorotan Utama
Anindhya Danartikanya | 22 Februari 2021 16:20
Bola.net - Berkebalikan dengan orang-orang yang iba padanya, Alex Marquez justru mengaku sangat lega dipindahkan dari Repsol Honda ke LCR Honda Castrol. Pasalnya, pembalap berjuluk El Pistolas ini merasakan beban yang begitu besar selama membela tim pabrikan, terutama sebagai debutan di MotoGP musim lalu.
Alex memang jadi sorotan sejak akhir 2019 karena mendadak diminta naik ke MotoGP 2020 akibat Jorge Lorenzo pensiun. Beban besar pun ia pikul, karena Repsol Honda merupakan tim paling prestisius dalam sejarah Grand Prix, ditambah fakta ia bertandem dengan kakaknya sendiri yang juga delapan kali juara dunia, Marc Marquez.
Beban mental ini pun diduga memengaruhi mentalitas Alex, yang memang terlambat panas pada awal musim 2020. Namun, ia bekerja keras di bawah bayang-bayang, dan tahu-tahu menggebrak pada paruh kedua musim, meraih podium di Le Mans dan Aragon, yang digelar dengan kondisi cuaca yang berbeda.
Langsung Jadi Fokus Honda Usai Marc Marquez Absen

Meski terbukti bisa tampil kompetitif di tim sekaliber Repsol Honda, Alex merasa bebannya di tim itu kelewat besar bagi rider semuda dirinya yang masih membangun karier di kelas para raja. Alhasil, ia pun tak keberatan dipindahkan ke LCR Honda, demi memberi jalan kepada Pol Espargaro yang ingin berseragam oranye musim ini.
"Jelas pindah ke tim satelit meringankan beban, karena Marc akan selalu jadi sorotan, dan itu wajar. Di pabrikan sebesar Honda, ada satu momen di Brno (usai Marc cedera), yakni balapan ketiga saya di MotoGP, di mana semuanya masih baru bagi saya, saya malah jadi fokus utama dan kala itu bebannya besar sekali," ujar Alex.
Rider berusia 24 tahun ini pun mengaku bisa sedikit santai saat Takaaki Nakagami mulai kompetitif. "Beruntung, kemudian Taka mulai memetik hasil baik, jadi semua orang mulai mengalihkan fokus mereka padanya, tak hanya pada saya yang ada di tim pabrikan. Hal ini pun saya apresiasi dengan sangat baik," lanjut Alex.
Beban Tetap Ada, Tapi Setidaknya Bisa Kerja Lebih Tenang
Alex pun tak memungkiri, ketika Marc pulih dan kembali balapan nanti, beban akan tetap ada karena ia merupakan adik rider Repsol Honda itu. Namun, setidaknya ia bisa bekerja lebih tenang dan fokus pada proses belajar bersama LCR Honda yang berstatus tim satelit.
"Saat Marc kembali, tentu ada tekanan lebih besar, tapi fokus orang akan tertuju padanya seperti biasa, dan ini justru akan membantu saya bekerja lebih tenang di belakang layar, yakni hal yang memang selalu saya lakukan beberapa tahun belakangan," pungkas juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini.
Sementara belum diketahui kapan Marc bisa kembali berkendara, Alex akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim di Sirkuit Losail, Qatar, pada 6-7 dan 10-12 Maret, yang akan dilanjutkan dengan dua pekan balap beruntun di trek yang sama pada 26-28 Maret dan 2-4 April mendatang.
Sumber: Marca
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
- Joan Mir Tekad Bungkam Mulut Haters dengan Kalahkan Marc Marquez
- Alex Marquez: Terlalu Dini Bicarakan Performa Marc Marquez Saat Kembali Balapan
- Putus Hubungan dengan Valentino Rossi, dr. Claudio Costa: Saya Tak Niat Bikin Salah
- Ogah Bayar Lagi, Tito Rabat Santai Tak Dapat Gaji di WorldSBK
- Fabio Quartararo Rela Potong Gaji demi Punya Motor Pabrikan di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Al Nassr Tekuk Damac, Ronaldo Cetak Gol ke-960 dan Pangkas Jarak dengan Al Hilal
Asia 22 Januari 2026, 03:33
-
Hasil Qarabag vs Eintracht Frankfurt: Drama Injury Time Singkirkan Wakil Jerman
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:21
-
Hasil Galatasaray vs Atletico Madrid: Gol Bunuh Diri Selamatkan Tuan Rumah
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Braga vs Nottm Forest 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Celta Vigo vs LOSC 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs VfB Stuttgart 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









