Pol Espargaro: Harusnya Joan Mir yang Menangi MotoGP Styria
Anindhya Danartikanya | 26 Agustus 2020 10:20
Bola.net - Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro, meyakini bahwa rider Suzuki Ecstar, Joan Mir, merupakan rider yang paling layak memenangi MotoGP Styria di Red Bull Ring, Minggu (23/8/2020), andai tak ada bendera merah akibat insiden rem blong yang dialami Maverick Vinales.
Espargaro yang start dari pole, melorot ke posisi 4 pada lap pembuka dan tak bisa memperbaiki posisi sampai balapan dihentikan pada Lap 17 akibat usai Vinales menjatuhkan diri dari motor di Tikungan 1 akibat remnya yang meledak. Balapan pun diulang dengan durasi 12 lap.
Posisi grid ditentukan berdasar urutan Lap 16, yang berarti Espargaro start keempat. Pada lap pertama, ia naik satu posisi, dan terus menempel Jack Miller dan Mir. Pada Lap 5, ia pun menyalip Mir dan menyalip Miller pada Lap 7. Espargaro memimpin balapan, namun Miller selalu menempel.
Balapan Bagai Moto3
Keduanya salip salip sampai lap penutup, namun Miller dan Espargaro melebar tepat di tikungan terakhir, hingga Miguel Oliveira menyalip dan merebut kemenangan. Mir sendiri harus puas finis keempat, meski tak terima karena Espargaro tak dihukum usai melebar ke area hijau trek.
"Saya tentu sedih gagal menang. Tapi saya tetap puas atas jalannya balapan. Pada balapan kedua, ritme saya baik, jadi saya bisa tetap berada di depan sampai finis. Saya sudah berusaha keras untuk menang, tapi gagal," ujar Espargaro via GPOne, Selasa (25/8/2020).
"Balapan kedua seperti Moto3, ada banyak aksi saling salip. Saya rasa penggemar di rumah menikmatinya. Pada lap terakhir, saya tahu Jack bakal pakai slipstream. Saya coba menutup ruang, karena Ducati punya potensi besar. Tapi ia masuk ke jalur dalam, dan saya tak bisa apa-apa," ungkapnya.
Mir Layak Menang, Tapi Oliveira Juga

Espargaro pun mengaku senang kembali naik podium sejak finis ketiga di MotoGP Valencia 2018, dan turut senang bagi Oliveira, sesama rider KTM, bisa menang. Ia juga puas karena menjalani pertarungan yang seru dengan Miller. Meski begitu, ia turut prihatin untuk Mir.
Mir yang start keempat, merangsek ke posisi 2 di belakang Miller pada lap pembuka. Pada Lap 4, ia menyalip, dan sejak itu sama sekali tak terancam rider lain. Saat restart, Mir ternyata tetap memakai ban depan medium yang sudah terpakai, dan hanya mengganti ban belakang medium. Alhasil, Mir tak bisa melaju secepat balapan pertama.
"Ini harusnya jadi balapan Joan, karena ritmenya sangat baik sebelum bendera merah. Sayang, Joan mengalami apa yang saya alami pekan lalu. Balapan ini diinterupsi oleh kesalahan orang, kali ini akibat masalah teknis. Tapi Miguel lah yang menang. Ia ada di tikungan terakhir juga, memanfaatkan situasi. Jadi ia layak dapat kemenangan ini," tutupnya.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
- Miguel Oliveira Menangi MotoGP Styria, Alex Barros Tulis Pesan Emosional
- Valentino Rossi Tak Mau Luca Marini Terbuai Lirikan Ducati
- 'Selalu Turuti Nasihat Dokter, Marc Marquez Bukan Rider Bodoh'
- Andrea Dovizioso Hengkang, Inilah 3 Rider Moto2 Incaran Ducati
- Dovizioso Ogah Mimpi Juarai MotoGP Selama Ducati Tak Benahi Performa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37











