Pol Espargaro: Sulit Tolak Tawaran Jadi Tandem Marc Marquez
Anindhya Danartikanya | 17 Juli 2020 11:50
Bola.net - Pol Espargaro menyatakan dirinya sangat sulit menolak tawaran untuk menjadi tandem sang delapan kali juara dunia, Marc Marquez, dan membela tim paling prestisius di MotoGP, Repsol Honda, tahun depan. Hal ini ia katakan dalam jumpa pers di Jerez, Spanyol, Kamis (16/7/2020).
Dalam jumpa pers yang juga dihadiri Marquez itu, Polyccio menyatakan keputusan membela Repsol Honda adalah salah satu keputusan terbesar dalam kariernya. Meninggalkan KTM sangatlah emosional, namun ia tak mau melewatkan kesempatan membela tim raksasa di MotoGP.
"Ini masa rehat yang sangat panjang, banyak peristiwa naik turun, pengambilan keputusan-keputusan besar, dan banyak situasi yang emosional. Tapi bisa berkendara dengan rider terbaik di grid sebagai bagian dari tim juara dunia sekaligus tam pabrikan, sangatlah sulit menolaknya," ujarnya seperti yang dikutip Crash.net.
Bangga Bisa Bimbing KTM Berkembang
Di lain sisi, Espargaro menyatakan bahwa meninggalkan KTM bukanlah keputusan gampang, karena KTM lah yang merekrutnya sebagai pebalap tim pabrikan untuk pertama kali, yakni pada 2017. Mereka pula yang menjadikannya pemimpin pengembangan RC16 selama ini.
Espargaro pun mengaku senang bisa menjadi bagian dari proyek besar pabrikan asal Austria tersebut, bersama-sama berjuang dari bawah dan kini mulai bisa bertarung di posisi 10 besar. Ia pun bertekad mempersembahkan hasil baik dalam musim terakhirnya di KTM ini.
"Ini bukan keputusan mudah, karena ini akan jadi tahun keempat saya yang menakjubkan bersama KTM, di mana kami berawal dari posisi terbuncit di Qatar tiga tahun lalu, dan kini kami berada di tempat di mana kami bisa mulai menikmati balapan," ungkap juara dunia Moto2 2013 ini.
Faktor Usia Jadi Penentu Keputusan
Meski ia sangat menyukai proyek KTM, fakta bahwa dirinya bukan lagi rider muda membuat Espargaro tak bisa menunggu lama sampai motor RC16 menyaingi performa tiga raksasa MotoGP lainnya. Atas alasan inilah ia bergabung dengan Repsol Honda tahun depan.
"Meninggalkan KTM adalah hal yang bikin saya sangat sedih, tapi saya sudah berusia 29 tahun, dan seperti pebalap lain, saya ingin mendapatkan hasil maksimal di MotoGP, dan saya rasa pindah ke tim pabrikan ini bakal sangat menyenangkan," pungkas Espargaro.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06















