Prestasi Menurun di MotoGP, Suzuki Akui Lakukan Kesalahan
Anindhya Danartikanya | 5 November 2017 11:05
Bola.net - - Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio mengakui pihaknya melakukan kesalahan dalam pengembangan mesin GSX-RR akhir tahun lalu, dan hal inilah yang membuat prestasi mereka turun tahun ini. Dalam wawancaranya bersama Crash.net, Brivio mengakui bahwa solusi yang mereka temukan untuk masalah traksi, justru menciptakan berbagai masalah di area lain pada motor tahun ini.
Untuk memperbaiki traksi, Suzuki menghadirkan mesin baru untuk Andrea Iannone pada uji coba Jerez, Spanyol pada November tahun lalu. The Maniac yang menyukai karakter mesin tersebut, kembali mengonfirmasi feeling-nya dalam uji coba Sepang, Malaysia pada Februari tahun ini. Berkat hal ini, Suzuki akhirnya melakukan pengembangan motor berdasarkan feedback positif Iannone, yang ternyata justru merupakan langkah yang salah.
Kami memilih spesifikasi mesin yang salah. Tahun lalu kami ingin memperbaiki traksi, bicara soal kelemahannya saat keluar tikungan. Jadi kami mengembangkan mesin yang lebih smooth. Kami membawa mesin ini ke Jerez dan Andrea menyukainya. Kami mengonfirmasinya di Sepang, dan Andrea tetap menyukainya. Tampaknya memang membantu traksi kami, tuturnya.
Feedback positif dari Iannone ini pun membuat asa Suzuki meneruskan prestasi apik Aleix Espargaro dan Maverick Vinales tetap ada. Nyatanya, justru kebalikannya. Musim ini, Iannone justru sangat kesulitan finis di posisi 10 besar, belum lagi ditambah sang debutan, Alex Rins yang dirundung cedera tangan berkepanjangan pada awal musim.
Memasuki musim balap, kami menyadari bahwa mesin ini justru menciptakan masalah lain di area lain, seperti ketika masuk tikungan dan membelok. Pada dasarnya, justru menutupi titik kuatnya yang terdahulu. Hal ini menimbulkan masalah di beberapa lintasan di mana pengereman dan corner entry sangat penting. Inilah masalah kami tahun ini, ungkap Brivio.
Meski begitu, Suzuki mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, terhitung sejak Motegi, Jepang di mana Iannone dan Rins untuk pertama kalinya finis di posisi lima besar. Brivio pun menyatakan bahwa hasil baik ini diperoleh berkat uji coba tertutup yang mereka jalani di Aragon, Spanyol pada akhir September.
Uji coba ini membuat para rider kami, terutama Andrea lebih percaya diri. Saya melihatnya kini lebih santai, lebih percaya diri menatap masa depan. Ada area yang harus kami perbaiki tahun depan, dan untuk memahaminya kami harus banyak uji coba. Kitalihat saja persiapan musim dingin nanti, pungkas Brivio.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 29 Januari 2026, 14:04

-
Buru Gelar Tanpa Toprak Razgatlioglu, BMW Motorrad Luncurkan Skuad Jelang WorldSBK 2026
Otomotif 29 Januari 2026, 13:31
-
Penegasan Kualitas Seorang Cole Palmer
Liga Champions 29 Januari 2026, 13:00
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 29 Januari 2026
Voli 29 Januari 2026, 12:03
-
Yah! Bojan Hodak Pastikan Layvin Kurzawa Belum Akan Debut dengan Persib Vs Persis
Bola Indonesia 29 Januari 2026, 11:54
-
Mikel Arteta Sampai Geleng-Geleng Kepala Lihat Aksi Kai Havertz
Liga Champions 29 Januari 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04













