Profil Frankie Carchedi, Crew Chief di Balik Kebangkitan Marc Marquez Bareng Ducati
Anindhya Danartikanya | 11 September 2024 14:27
Bola.net - Marc Marquez baru saja sukses meraih dua kemenangan beruntung dalam MotoGP Aragon dan San Marino 2024. Dua kemenangan ini pun dianggap sebagai tanda-tanda bahwa sang delapan kali juara dunia telah bangkit dari keterpurukan dan siap memburu gelar dunianya yang kesembilan.
Marquez memenangi balapan di Aragon dengan dominan, baik di Sprint maupun Grand Prix, start dari pole dan langsung memimpin sampai finis. Dalam balapan utama di San Marino, Marquez start kesembilan tetapi mampu melakukan aksi comeback dengan menyalip banyak pembalap sebelum menang.
Sporting Director Gresini Racing, Michele Masini, meyakini bahwa salah satu senjata rahasia Marquez adalah atmosfer tim yang positif dan bernuansa keluarga. Marquez juga diketahui langsung klop dengan Frankie Carchedi, crew chief barunya usai 13 tahun bekerja sama dengan Santi Hernandez.
Pernah Jadi Crew Chief James Toseland

Proses adaptasi antara Marquez dan Carchedi tadinya sempat diragukan bakal berjalan mulus. Selain terbiasa bekerja sama dengan Hernandez, Marquez juga tak diizinkan memboyong kru lamanya dari Repsol Honda ke Gresini, kecuali satu mekanik, yakni Javi Ortiz.
Carchedi memulai karier profesionalnya sebagai teknisi suspensi dan elektronik pada awal era 2000-an, bekerja di ajang British Superbike (BSB) dan WorldSBK. Pada 2009, pria asal Inggris yang berdarah Italia ini, berhasil membantu Leon Camier menjuarai BSB bersama Yamaha.
Ia kemudian kembali ke WorldSBK pada 2010 untuk jadi crew chief dua kali juara dunia, James Toseland, yang kala itu menggantikan Ben Spies di Yamaha Sterilgarda. Ia juga merupakan salah satu kru yang membantu Valentino Rossi menjalani tes WorldSBK bersama Yamaha di Misano usai mengalami patah kaki pada 2010.
Juarai MotoGP Bareng Joan Mir

Carchedi lalu pindah ke MotoGP, bekerja untuk Aspar Team pada 2017. Namun, setelah Aspar Team memutuskan mundur dari MotoGP, Carchedi pindah ke Suzuki Ecstar dan menjadi crew chief Joan Mir pada 2019. Mereka pun sukses meraih gelar dunia MotoGP pada 2020, gelar yang terakhir kali diraih Suzuki di GP500 2000.
Mir dan Carchedi diketahui berpisah pada akhir 2022 usai Suzuki memutuskan mundur dari MotoGP. Sementara Carchedi pindah ke Gresini Racing untuk jadi crew chief Fabio di Giannantonio, Mir pindah ke Repsol Honda. Carchedi kemudian membantu 'Diggia' meraih kemenangan sensasional di Qatar pada 2023.
Namun, Gresini memilih melepas Giannantonio pada akhir 2023, dan menggandengkan Marquez dengan Carchedi. Meski sempat diragukan pada awal musim, kini keduanya berkolaborasi dengan baik, bahkan menjadi kandidat juara dunia MotoGP 2024. Sebagai catatan, kini Marquez hanya tertinggal 53 poin dari puncak klasemen.
Harus Berpisah di MotoGP 2025
Sayangnya, Marquez dan Carchedi harus berpisah akhir musim nanti, karena Marquez dipastikan pindah ke Ducati Lenovo Team. Carchedi diketahui sekadar terikat kontrak dengan Gresini, dan Ducati Corse memutuskan tidak memboyongnya bersama Marquez ke tim pabrikan.
Musim depan, Marquez akan digandengkan dengan Marco Rigamonti, teknisi dan insinyur yang sudah lama membela Ducati. Rigamonti pernah menjadi crew chief Andrea Iannone di Ducati Team dan Suzuki Ecstar, dan selama dua tahun terakhir mendampingi Enea Bastianini di Ducati Lenovo Team.
Di lain sisi, Carchedi akan bertahan di Gresini demi mendampingi pembalap Spanyol berusia 19 tahun, Fermin Aldeguer. Aldeguer sendiri masih berlaga di Moto2 bersama Speed up Racing. Pengalaman Carchedi mendampingi Mir di Suzuki pada 2019-2022 diharapkan bisa membantu Aldeguer beradaptasi dengan baik.
Baca Juga:
Repsol dan Honda, Kolaborasi Tersukses dalam Sejarah MotoGP yang Resmi Kandas pada 2025
Peringatan dari Andrea Dovizioso: Musim 2024 Cuma 'Pemanasan' Buat Marc Marquez
Gresini Sebut Marc Marquez Masuk 'Momen Emas', Atmosfer Tim Jadi Senjata Rahasianya
Marc Marquez: Juarai MotoGP 2024? Saya Benahi Kualifikasi Dulu Ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesumbar Lamine Yamal: Saya Lebih Layak Menangkan Ballon d'Or Ketimbang Mbappe!
Liga Spanyol 14 September 2026, 19:22
-
Kalah dari Sassuolo, Juventus Masih Percaya Luciano Spalletti
Liga Italia 14 September 2026, 19:03
-
Sah atau Tidaknya Gol Haaland, MU Seharusnya Bisa Kalahkan Man City!
Liga Inggris 14 September 2026, 18:53
-
Derby Manchester: Bukan MU yang Jelek, Tapi Man City-nya yang Jago!
Liga Inggris 14 September 2026, 18:31
-
Bukannya Merugikan, Kartu Merah Phil Foden Justru Untungkan Man City di Derby Manchester
Liga Inggris 14 September 2026, 18:14
LATEST UPDATE
-
Elliot Anderson Puji Bintang MU Ini: Dia Pemain Top!
Liga Inggris 15 September 2026, 00:13
-
Juventus Ngidam Super-sub Arsenal Ini?
Liga Italia 14 September 2026, 23:42
-
Kalah di Derby Manchester, MU Janji Bakal Lekas Bangkit!
Liga Inggris 14 September 2026, 23:30
-
Baru Menang Sekali di EPL 2026/2027, Nasib Michael Carrick di MU Masih Aman?
Liga Inggris 14 September 2026, 23:08
-
Bukan Haaland, Dua Pemain Ini Dinilai Berjasa Besar Hantarkan Man City Kalahkan MU!
Liga Inggris 14 September 2026, 20:40
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan Penting usai Persija Sapu Bersih 2 Laga Awal BRI Super League
Bola Indonesia 14 September 2026, 20:19
-
Menuju MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Bawa Atmosfer Balap Lebih Dekat ke Masyarakat Indonesia
Otomotif 14 September 2026, 19:51
-
Nama: Erling Haaland, Hobi: Membobol Gawang Manchester United!
Liga Inggris 14 September 2026, 19:41
-
Ketika Jose Mourinho Jatuh Hati Pada Arda Guler
Liga Spanyol 14 September 2026, 19:32
-
Sesumbar Lamine Yamal: Saya Lebih Layak Menangkan Ballon d'Or Ketimbang Mbappe!
Liga Spanyol 14 September 2026, 19:22
-
Kalah dari Sassuolo, Juventus Masih Percaya Luciano Spalletti
Liga Italia 14 September 2026, 19:03
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




