'Puasa' 945 Hari, Lewis Hamilton Sempat Takut Tak Pernah Menang Lagi di Formula 1
Anindhya Danartikanya | 8 Juli 2024 12:53
Bola.net - Pembalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton, lega mengakhiri puasa kemenangan selama 945 hari usai memenangi seri kandangnya, Formula 1 GP Inggris, di Sirkuit Silverstone pada Minggu (7/7/2024). Hamilton mengaku sempat pesimistis bisa menang lagi, mengingat ia kerap sulit konsisten di papan atas.
Start kedua, Hamilton langsung berjibaku dengan sang tandem, George Russell, dan duet McLaren F1 Team, Lando Norris dan Oscar Piastri di depan. Namun, hujan ringan yang turun di pertengahan balap menciptakan drama pit stop di antara semua tim dan pembalap.
Ketika trek mulai kering, Mercedes memanggil Hamilton untuk pit stop pada Lap 39 dan mengganti ban kering. McLaren justru menunggu satu lap lagi untuk memanggil Norris yang sedang memimpin. Akibat blunder ini, Norris pun menyelesaikan pit stop di belakang Hamilton yang mengambil alih pimpinan balap.
Terus Cari Cara untuk Bangkit

Hamilton akhirnya meraih kemenangan perdana sejak F1 GP Arab Saudi pada 2021, diikuti Max Verstappen, yang menyalip Norris pada Lap 48. Lewat Autosport, Hamilton pun mengakui bahwa menanti kemenangan ini terasa sangat berat. Namun, ia terus bersabar dengan cara bekerja keras dengan timnya demi kembali ke puncak.
"Sangat berat, saya rasa bagi semua orang. Namun, yang terpenting adalah cara untuk terus bangkit dari situasi ini, dan Anda harus terus menggali begitu dalam, meski Anda merasa sedang berada di dasar. Sejak 2021, jelas ada hari-hari di mana saya merasa tak cukup baik, atau apakah saya bisa kembali seperti saya hari ini," ujarnya.
Tujuh kali juara dunia ini juga mengaku sempat memikirkan kans pensiun usai gagal merebut gelar dunia pada 2021, yang disertai drama dengan Verstappen di Abu Dhabi. Namun, sepanjang 2022, Hamilton berupaya 'menyembuhkan' diri dari rasa sakit hati, dan merasa dirinya masih bisa bertarung di papan atas.
Tak Pernah Nangis Karena Kemenangan

"Jujur, ketika kembali pada 2022, saya pikir saya ingin mengakhirinya, dan saya tahu saya tak mau. Saya butuh waktu lama untuk sembuh dari perasaan macam itu. Saya rasa alami bagi siapa pun yang punya pengalaman itu. Saya terus berusaha dan bekerja keras, menemukan ketenangan dalam diri setiap hari," ujar Hamilton via Crash.net.
Kemenangan ini terasa emosional bagi Hamilton, terbukti dari tangisnya yang pecah dalam komunikasi radio dengan timnya usai finis. Sebagai catatan, ini juga merupakan kemenangan kesembilan Hamilton di Silverstone. Ia juga mematahkan rekor Michael Schumacher sebagai pembalap dengan kemenangan terbanyak di trek yang sama.
"Jelas ada beberapa momen di mana saya pikir semuanya sudah usai, bahwa kemenangan takkan pernah terjadi lagi. Jadi, mendapatkan perasaan ini lagi ketika melewati garis finis... Jujur saja, saya tak pernah menangis saat menang. Tangis itu terjadi begitu saja. Rasanya sangat menyenangkan, saya sangat mensyukurinya," tutupnya.
Sumber: Autosport, Crashnet
Baca Juga:
- Alex Marquez Sempat Gemetaran Dikejar Marc Marquez, Legawa Finis Ketiga di MotoGP Jerman 2024
- Podium Bareng Adik di MotoGP Jerman, Marc Marquez: Makasih Ya, Pecco Bagnaia!
- Marc dan Alex Marquez: Nggak Menang Nggak Masalah, yang Penting Podium Bareng!
- Klasemen Pembalap Formula 1 2024
- Klasemen Pembalap MotoGP 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Casemiro Berpeluang Jadi Rekan Lionel Messi di MLS
Bola Dunia Lainnya 26 Maret 2026, 12:17
LATEST UPDATE
-
Legenda Belanda Sebut Lamine Yamal sebagai Pemain Paling Menentukan di Dunia
Liga Spanyol 26 Maret 2026, 14:17
-
Saingi MU, Manchester City Juga Kejar Bruno Guimaraes
Liga Inggris 26 Maret 2026, 14:00
-
Bikin Lawan Gentar, Berbatov Puji Kualitas Sesko di Manchester United
Liga Inggris 26 Maret 2026, 13:58
-
Lamine Yamal Lewat, Ini Pemain Barcelona yang Paling Dikagumi Jules Kounde
Liga Spanyol 26 Maret 2026, 13:44
-
Alasan Antoine Griezmann Pilih MLS, Terinspirasi Dua Pemain Ini
Bola Dunia Lainnya 26 Maret 2026, 13:43
-
Barcelona Punya Kesempatan Rekrut Cristian Romero dengan Harga Diskon
Liga Spanyol 26 Maret 2026, 13:35
-
Liverpool Diam-Diam Dekati Xabi Alonso, Nasib Arne Slot di Ujung Tanduk
Liga Inggris 26 Maret 2026, 13:24
-
Prediksi Starting XI Timnas Jerman: Di Mana Posisi Florian Wirtz?
Piala Dunia 26 Maret 2026, 13:13
LATEST EDITORIAL
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07
-
Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Mengejutkan di Premier League
Editorial 24 Maret 2026, 11:00










