Puji Dominasi Marquez, Honda Masih Ingin Coba Bantu Lorenzo
Anindhya Danartikanya | 25 September 2019 09:50
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, mengaku senang melihat dominasi Marc Marquez dalam pekan balap MotoGP Aragon, Spanyol, akhir pekan lalu. Puig pun menyatakan bahwa ini adalah cara terbaik untuk meraih kemenangan.
Dalam situs resmi Honda Global, Puig menyebut bahwa ini sesuai dengan strategi yang telah direncanakan oleh Marquez dan krunya, mengingat Marquez tampil menjanjikan sepanjang pekan balap.
"Hal yang paling positif jelas kemenangan, dan cara kami meraihnya. Marc dan Honda mengendalikan balapan, meraih kemenangan usai pekan balap yang cukup impresif, jadi kami sangat senang atas hal ini," ungkap Puig.
Ingin Temukan Solusi untuk Lorenzo
Meski begitu, Puig menyayangkan performa Jorge Lorenzo yang masih belum juga mengalami kemajuan signifikan. Start dari posisi 20, Por Fuera memang sempat naik ke posisi 12, namun kembali melorot ke posisi yang sama pada akhir balapan.
"Negatifnya, Jorge masih belum mendapat kemudahan dengan motor kami. Kami coba membantunya sebaik mungkin. Kami tahu ia kuat, namun sayangnya tak tampil sesuai ekspektasi dalam beberapa balapan ini. Kami harus menemukan solusi berbeda pada balapan selanjutnya," ujar pria Spanyol tersebut.
Fokus Peluang Kunci Gelar
Kini, Marquez sendiri telah mengoleksi 300 poin, unggul 98 poin atas Andrea Dovizioso. Untuk mengunci gelar dunia di Buriram, Thailand, pada 4-6 Oktober mendatang, ia hanya harus finis dua poin di depan Dovizioso.
"Sepertinya Aragon, menjadi sirkuit yang cukup mirip dengan Austin dan Sachsenring untuk Marc. Ia lebih kuat dari pebalap lain, dan kombinasi Marc dan Honda bekerja dengan sempurna. Kini kami akan pergi Thailand, di mana kami akan mendapatkan peluang untuk meraih gelar dunia," tutup Puig.
Sumber: Honda Global
Baca Juga:
- Jorge Lorenzo: Honda Sulit Dikendarai, Dirancang untuk Marquez
- Tinggalkan Ducati, Alvaro Bautista Resmi Pindah ke Honda WorldSBK
- Finis ke-20 di Aragon, Jorge Lorenzo Merasa Takut Seperti 2008
- Quartararo vs Miller: Sahabat yang Berebut Gelar Prestisius di MotoGP
- Valentino Rossi Lagi-Lagi Bingung Soal Grip di MotoGP Aragon
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
3 Poin Penting dari Kemenangan Barcelona atas Celta Vigo di La Liga
Liga Spanyol 23 April 2026, 15:12
-
Profil Timnas Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Masih Jadi Tumpuan
Piala Dunia 23 April 2026, 14:54
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Persita vs Bali United
Bola Indonesia 23 April 2026, 14:35
-
Milan vs Juventus: Enam Pemain yang Nyaris Bertukar Kubu
Liga Italia 23 April 2026, 14:25
-
Link Live Streaming BRI Super League: PSM Makassar vs Persik Kediri
Bola Indonesia 23 April 2026, 14:08
-
Siapa Calum McFarlane? Pelatih Sementara Chelsea Saat Ini
Liga Inggris 23 April 2026, 13:53
-
Manchester United Putuskan Batal Rekrut Julian Nagelsmann, Kenapa?
Liga Inggris 23 April 2026, 13:08
-
Chelsea Janji Evaluasi Internal Usai Pecat Liam Rosenior
Liga Inggris 23 April 2026, 12:22
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37










