Quartararo dan Vinales, Siapakah Rival Masa Depan Marquez?
Anindhya Danartikanya | 17 Juli 2019 14:00
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, mengaku takjub pada performa debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, yang sukses menggebrak MotoGP musim ini. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan El Confidencial belakangan ini.
Quartararo memang sukses menghebohkan paddock MotoGP sejak uji coba pramusim di Qatar, di mana ia menduduki posisi kedua di belakang Maverick Vinales. Dalam seri pembuka, ia juga langsung mencatatkan waktu tercepat dalam sesi kualifikasi.
Kehebohan selanjutnya terjadi di Jerez, Spanyol saat ia merebut pole. Ia juga nyaris mendapatkan podium perdananya di sana usai melaju di posisi kedua berlap-lap lamanya, namun gearbox yang rusak membuatnya gagal finis.
El Diablo pun makin 'panas' saat tiba di Catalunya, Spanyol, hanya sepekan setelah ia menjalani operasi arm pump pada lengan kanan. Ia merebut pole, lalu finis kedua dalam balapan. Ia juga kembali meraih pole di Assen, Belanda, dan finis ketiga.
Quartararo Jalankan Tugas Dengan Baik
Puig pun dibuat kagum oleh rider Prancis berusia 20 tahun ini. Puig, yang mengorbitkan rider-rider ternama seperti Dani Pedrosa dan Casey Stoner, yakin Quartararo punya talenta yang tinggi. Ditambah motor Yamaha yang dikenal ramah untuk debutan, Quartararo pun makin senang menjalani debut di MotoGP.
"Fabio rider yang masih sangat muda, namun sudah mampu melaju cepat. Ia punya talenta hebat, dan telah menemukan motor yang cocok. Itulah tugas seorang pebalap, yakni membuka gas lebar-lebar. Sepertinya ia sangat menikmati momen-momen berkendara dengan motornya," ungkapnya.
Vinales Lama di MotoGP, Quartararo Wajib Ditunggu
Quartararo, bersama Vinales, diyakini akan jadi rival berat Marc Marquez di masa mendatang. Bahkan tujuh kali juara dunia itu telah menyatakan kedua rider ini akan jadi ancaman utama pada paruh kedua musim nanti. Meski begitu, menurut Puig, siapa di antara mereka yang akan memiliki rivalitas tersengit dengan Marquez?
"Jujur saja, saya tak tahu, karena Maverick telah turun di MotoGP sejak lama, dan hingga kini belum bisa menjadi rival terkuat Marc. Apa yang akan ia lakukan nanti? Entahlah. Tapi soal Fabio, saya bisa katakan bahwa terlalu dini untuk mengira-ngira apakah ia dan Marc akan jadi rival. Kita harus menunggu," pungkas Puig.
Ketiga rider ini sudah pernah menjalani pertarungan wheel-to-wheel bersama, yakni dalam balapan di Assen, pada Juni lalu. Dalam balapan tersebut Vinales meraih kemenangan, diikuti Marquez dan Quartararo di posisi kedua dan ketiga. Mereka akan kembali bertemu dalam pekan balap MotoGP Ceko, 2-4 Agustus.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













