Redding Tak Beri Bantuan, Dovizioso Beri Pembelaan
Anindhya Danartikanya | 24 Oktober 2017 09:25
Bola.net - - Pembalap Octo Pramac Racing, Scott Redding membeberkan alasan mengapa dirinya menyalip rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso di lap terakhir MotoGP Australia akhir pekan lalu, yang berarti rider Inggris itu mengabaikan perintah team order dari Ducati. Redding pun 'curhat' soal keputusannya tersebut melalui Crash.net.
Dovizioso yang tak tampil kompetitif di Phillip Island, harus susah payah memperebutkan posisi ke-11 bersama Redding dan Dani Pedrosa sejak pertengahan balap. Padahal dirinya butuh finis di posisi yang jauh lebih baik demi mempersempit ketertinggalan poin dari Marc Marquez di klasemen pembalap.
Nyatanya, Redding dan Pedrosa menyalip Dovizioso usai keluar dari tikungan terakhir, membuat Dovizioso finis ke-13. Redding yang juga bernaung di bawah bendera Ducati pun segera mendapat sorotan. Banyak yang bertanya-tanya mengapa ia tak membantu Dovizioso untuk finis di posisi yang lebih baik.
Saya tak mengira bakal mengalahkan Dovi, karena saya pikir ia lebih kuat dari saya. Tapi nyatanya saya sangat cepat di tikungan terakhir di mana saya biasa kesulitan. Saya tahu beberapa pihak tak suka soal ini, tapi peduli setan, kadang saya juga harus memikirkan diri sendiri, ujarnya.
Memang ada kata-kata soal memberi Dovi bantuan, tapi ini 'kan bukan untuk podium. Orang-orang di paddock meragukan saya setiap saat, jadi ketika saya punya kesempatan, saya harus membuktikan diri. Saya juga melakukannya bukan hanya untuk mengalahkan Dovi, saya hanya lebih kuat darinya kali ini, hal yang sejatinya tidak saya kira, tutur runner up Moto2 2013 ini.
Ketika ditanya apakah ada perintah team order dari Ducati, Redding mengaku mendapat perintah secara verbal di Jepang dan beberapa seri lainnya. Tak ada perintah verbal di Australia, namun rider berusia 24 tahun ini mengaku mendapat pesan pada dasbor motor untuk membiarkan Dovizioso lewat.
Ketika Anda mengejar dan lebih kuat, apa yang harus Anda lakukan? Saya harus memikirkan karir saya juga. Jika ini untuk lima besar, dengan porsi poin yang lebih besar pula, maka oke-oke saja. Tapi hanya untuk satu poin? Ini bukan hal yang bikin Anda tak tidur nyenyak. Intinya, saya sudah membiarkan Dovi pergi dan membuat jarak, tapi kali ini saya lebih kuat dan saya ingin membuktikannya. Jadi saya tak menyesal, ungkapnya.
Kini Dovizioso memang tertinggal 33 poin dari Marquez, namun ia menolak menyalahkan Redding. Saya tidak marah. Scott menjalani balapannya sendiri. Saya sendiri 'malu' soal traksi saya. Scott punya traksi yang jauh lebih baik di akhir balap. Saya mencoba menutup semua ruang sampai di tikungan terakhir, dan saat keluar dari tikungan itu, saya sangat lamban dan ia menyalip saya, tutup Dovizioso.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


