Remy Gardner Sebut Darryn Binder Ugal-ugalan di MotoGP Qatar: Kebiasaan di Moto3
Anindhya Danartikanya | 9 Maret 2022 10:10
Bola.net - Rider Tech 3 KTM Factory Racing, Remy Gardner, geram kepada pembalap sesama debutan, Darryn Binder, yang menurutnya berkendara ugal-ugalan dalam MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Minggu (6/3/2022) lalu. Dalam rilis resmi tim, Gardner menyebut rider WithU Yamaha RNF itu membuatnya tertinggal dari para rider terdepan.
MotoGP 2022 diramaikan lima debutan. Marco Bezzecchi dari Mooney VR46 Racing Team menyajikan performa paling mencolok karena mampu bertarung di posisi 13 besar. Namun, rider Italia itu terjatuh pada Lap 7 dan gagal finis. Sementara itu, empat debutan lain bertarung di belakang dan menjalani aksi saling salip yang sengit.
Usai terjatuhnya Pecco Bagnaia dan Jorge Martin pada Lap 12, keempat debutan ini pun berebut posisi 15 yang akan memberi mereka satu poin. Gardner pun susah payah menahan laju Binder, Fabio di Giannantonio, dan Raul Fernandez. Pada Lap 17, ia juga saling salip dengan Binder, dan sempat melorot ke posisi terbuncit.
Sebut Cara Berkendara Darryn Binder 'Bencana'

Juara dunia Moto2 2021 ini tak menyerah dan akhirnya menyalip ketiga rider tersebut. Ia finis ke-15, dan jadi satu-satunya debutan yang meraih poin. "Meski posisi finis ini bukanlah yang kami inginkan, rasanya menyenangkan bisa meraih satu poin di MotoGP. Saya merasa nyaman dan cepat pada paruh pertama balapan," ungkapnya.
Gardner menyatakan bahwa dirinya masih belum bisa menemukan kecepatan ideal di atas RC16. Alhasil, ia sulit menyalip rider lain pada beberapa lap pertama, walau sempat mendekati Maverick Vinales dan Andrea Dovizioso. Namun, Binder yang langsung melompat dari Moto3 ke MotoGP musim ini, benar-benar tak mau kalah.
"Pada suatu titik, saya bisa mengejar Maverick dan Dovi, namun ada Darryn di depan saya dan saya tak bisa menyalipnya. Ia datang dari Moto3, jadi ia berkendara di segala penjuru, kembali ke garis balap tanpa melihat, dan melebar ke mana-mana. Sungguh bencana, dan saya jadi tertinggal dari kelompok yang ada di depan," ujar Gardner.
Tekad Pelajari Data Brad Binder

Putra dari juara dunia GP500 1987 Wayne Gardner ini pun mengaku sudah bicara dengan Binder soal kejadian tersebut. Di lain sisi, kini ia ingin fokus pada balapan berikutnya di Sirkuit Mandalika, Lombok, Indonesia, pada 18-20 Maret. Ia berharap bisa tampil lebih kompetitif lagi di sirkuit tersebut.
Gardner menyatakan dirinya bertekad mempelajari data pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder, yang finis kedua dalam balapan di Qatar. Rider Australia ini yakin ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik olehnya dari performa apik rider asal Afrika Selatan itu, yang uniknya juga kakak dari Darryn Binder.
"Brad naik podium dalam balapan ini, jadi kami harus melihat datanya dan melihat apa yang ia lakukan demi membantu kami memperbaiki diri dan melaju lebih cepat. Ini hasil yang baik. Kami bisa finis dan kami akan membawa pengalaman ini ketika pergi ke Mandalika," pungkas Gardner.
Sumber: Tech 3 Racing
Baca Juga:
Pol Espargaro: MotoGP Qatar Buktikan Saya Layak Bela Repsol Honda
20 Pembalap MotoGP Jalani Parade di Jakarta, Tak Ada Fabio Quartararo
Pol Espargaro: Kini Tak Cuma Marc Marquez yang Bisa Menang Bareng Honda
Jorge Martin Terjepit 2 Motor, Lebih Marah Karena Ducati Tak Kompetitif
Joan Mir Kecewa Berat: Suzuki Makin Oke, Tapi Keok di MotoGP Qatar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

