'Rider MotoGP Takkan Bisa Dipaksa Berteman'
Editor Bolanet | 29 September 2016 16:15
Rivalitas memang merupakan bumbu penyedap dalam olahraga balap motor, namun Ezpeleta mengaku persaingan ketiganya yang dimulai di MotoGP Malaysia 2015 telah melampaui batas. Di sanalah Rossi menuduh Marquez dan Lorenzo bersekongkol demi menjegal langkahnya merebut gelar dunia, dan Ezpeleta mengaku tak menyukai segala kontroversi yang mengikutinya.
Sepang Clash adalah kekacauan besar di media massa. Tentu saya tidak menyukainya. Saya rasa kami tak butuh publisitas macam itu. Soal peristiwa di sana, para pebalap dan orang-orang di sekitar mereka, begitu juga saya, tahu apa yang terjadi. Saya tak akan berkomentar lebih jauh, ujarnya.
Ezpeleta pun diduga memaksa Rossi dan Marquez bersalaman di parc ferme MotoGP Catalunya, Spanyol awal Juni lalu, yang langsung mendapat sorotan media massa dan penggemar. Meski begitu pria asal Spanyol ini membantah dan menyatakan bahwa aksi saling jabat tangan itu merupakan inisiatif keduanya sendiri.
Bukannya saya merasa tak perlu melakukannya, tapi pertemanan di antara pebalap memang tak bisa dipaksakan. Saya bertemu dengan mereka bertiga di Valencia tahun lalu, meminta mereka berjabat tangan, dan mereka mengaku akan melakukannya. Setelah itu, saya tak perlu mengatakannya lagi. Kita semua harus saling menghormati, karena jika mereka tak ingin menjadi teman, maka tak akan ada yang bisa memaksa, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















