Rossi Ingin Tingkatkan Hasil Finis di MotoGP Aragon
Editor Bolanet | 29 September 2012 13:00
- Selain akan mengevaluasi performa sasis dan swingarm terbaru Ducati, Valentino Rossi bertekad mematok target personal di MotoGP Aragon, Spanyol. Pebalap Italia itu ingin memperbaiki hasil finisnya.
Pada dua tahun terakhir, sembilan kali juara dunia itu hanya finis di posisi keenam bersama Yamaha (2010) dan finis di posisi ke-10 bersama Ducati (2011).
Akhir pekan ini adalah ujian besar, karena kami meraih hasil yang sangat baik di Misano. Di Aragon, kami harus mencari tahu apakah kami memang telah melangkah maju, ujar Rossi yang meraih podium di San Marino dua pekan lalu.
Meski begitu, The Doctor mengaku bahwa Sirkuit Motorland Aragon memiliki lintasan yang sulit. Saya menyukai sirkuit ini, namun sangat sulit untuk melaju cepat, terutama bagi saya. Saya tidak memiliki hasil yang bagus di masa lalu, lanjutnya. Jadi penting bagi saya untuk meningkatkan performa dan gaya balap saya di sini.
Tahun lalu, Rossi meraih hasil finis ke-13, namun harus menjalani start balapan dari pitlane. Ini karena Rossi melampaui pembatasan enam mesin per tahun bagi setiap pebalap. Saat itu Ducati memang melakukan modifikasi pada sasis yang ternyata tidak cocok dengan mesin sebelumnya. (cn/kny)
Pada dua tahun terakhir, sembilan kali juara dunia itu hanya finis di posisi keenam bersama Yamaha (2010) dan finis di posisi ke-10 bersama Ducati (2011).
Akhir pekan ini adalah ujian besar, karena kami meraih hasil yang sangat baik di Misano. Di Aragon, kami harus mencari tahu apakah kami memang telah melangkah maju, ujar Rossi yang meraih podium di San Marino dua pekan lalu.
Meski begitu, The Doctor mengaku bahwa Sirkuit Motorland Aragon memiliki lintasan yang sulit. Saya menyukai sirkuit ini, namun sangat sulit untuk melaju cepat, terutama bagi saya. Saya tidak memiliki hasil yang bagus di masa lalu, lanjutnya. Jadi penting bagi saya untuk meningkatkan performa dan gaya balap saya di sini.
Tahun lalu, Rossi meraih hasil finis ke-13, namun harus menjalani start balapan dari pitlane. Ini karena Rossi melampaui pembatasan enam mesin per tahun bagi setiap pebalap. Saat itu Ducati memang melakukan modifikasi pada sasis yang ternyata tidak cocok dengan mesin sebelumnya. (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Tegas Tak Mau Tes Motor MotoGP: Saya Nggak Kangen!
Otomotif 13 Maret 2026, 10:52
LATEST UPDATE
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 10 Juni 2026, 23:12
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia U-19 vs Australia
Tim Nasional 10 Juni 2026, 21:20
-
Barcelona Putuskan Tak Permanenkan Marcus Rashford
Liga Spanyol 10 Juni 2026, 20:47
-
Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
Bola Indonesia 10 Juni 2026, 19:41
-
Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
Bola Indonesia 10 Juni 2026, 19:15
LATEST EDITORIAL
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59















