Rossi: Lorenzo Memang Tepat Untuk Yamaha
Editor Bolanet | 30 Juli 2012 19:45
- Valentino Rossi akhirnya angkat bicara tentang kemungkinan kembali ke Yamaha musim depan. Saat MotoGP Amerika Serikat berlangsung akhir pekan lalu, gosip Rossi akan menolak tawaran Ducati pun merebak di paddock.
Rossi meninggalkan Yamaha di akhir 2010 dan membela Ducati hingga sekarang. Pilihannya tersebut seakan menjadi mimpi buruk. Sembilan kali juara dunia itu hanya meraih dua podium dalam dua musim terakhir. Bahkan, ia belum berhasil memperoleh kemenangan.
Melalui MCN, Rossi menyatakan bahwa bertahan di Ducati merupakan resiko besar. Apalagi dirinya sudah merasa berada di penghujung karir.
Kami harus menunggu keputusan Audi dan Ducati. Waktu semakin tipis dan saya harus segera tahu pihak mana yang akan membantu Ducati musim depan, ujar Rossi.
The Doctor juga menyatakan bahwa selain Yamaha, dirinya memiliki pilihan lain. Pilihan ketiga saya adalah sebuah tim satelit. Namun tentu saja saya masih ingin berada di tim pabrikan, lanjutnya.
Ditanya soal kembali bertandem dengan Jorge Lorenzo, Rossi mengaku tak lagi mempersoalkan perseteruan sengit di masa lalu. Dulu, saya marah kepada Yamaha karena memilih rekan setim yang sangat kuat. Namun kini situasi sudah berubah. Memilih Jorge adalah keputusan yang tepat bagi mereka, ungkap pebalap Italia itu.
Kesempatan Rossi kembali ke Yamaha memang semakin santer setelah Ben Spies menyatakan dirinya tidak akan membela tim Garpu Tala musim depan. (mcn/kny)
Rossi meninggalkan Yamaha di akhir 2010 dan membela Ducati hingga sekarang. Pilihannya tersebut seakan menjadi mimpi buruk. Sembilan kali juara dunia itu hanya meraih dua podium dalam dua musim terakhir. Bahkan, ia belum berhasil memperoleh kemenangan.
Melalui MCN, Rossi menyatakan bahwa bertahan di Ducati merupakan resiko besar. Apalagi dirinya sudah merasa berada di penghujung karir.
Kami harus menunggu keputusan Audi dan Ducati. Waktu semakin tipis dan saya harus segera tahu pihak mana yang akan membantu Ducati musim depan, ujar Rossi.
The Doctor juga menyatakan bahwa selain Yamaha, dirinya memiliki pilihan lain. Pilihan ketiga saya adalah sebuah tim satelit. Namun tentu saja saya masih ingin berada di tim pabrikan, lanjutnya.
Ditanya soal kembali bertandem dengan Jorge Lorenzo, Rossi mengaku tak lagi mempersoalkan perseteruan sengit di masa lalu. Dulu, saya marah kepada Yamaha karena memilih rekan setim yang sangat kuat. Namun kini situasi sudah berubah. Memilih Jorge adalah keputusan yang tepat bagi mereka, ungkap pebalap Italia itu.
Kesempatan Rossi kembali ke Yamaha memang semakin santer setelah Ben Spies menyatakan dirinya tidak akan membela tim Garpu Tala musim depan. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Tegas Tak Mau Tes Motor MotoGP: Saya Nggak Kangen!
Otomotif 13 Maret 2026, 10:52
LATEST UPDATE
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Indonesia vs Mozambik?
Tim Nasional 9 Juni 2026, 12:55
-
Lionel Messi yang Terus Berevolusi
Piala Dunia 9 Juni 2026, 10:58
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47

















