Rossi: Mungkin Marquez Dapat Pencerahan dari Paus
Anindhya Danartikanya | 7 September 2018 10:35
- Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi akhirnya lebih detail membeberkan alasan mengapa dirinya menolak menerima jabat tangan yang ditawarkan Marc Marquez dalam sesi jumpa pers MotoGP San Marino di Sirkuit Misano pada Kamis (6/8).
Usai mendengar pernyataan Marquez yang ingin berdamai, Rossi mengaku tak perlu ada 'perdamaian' karena dirinya merasa tak punya masalah apa pun dengan rider Repsol Honda tersebut. Namun saat Marquez menawarkan jabat tangan, uniknya Rossi justru menolak.
Marquez pun mengaku tak masalah tawaran jabat tangannya ditolak oleh Rossi, namun The Doctor ternyata punya alasan tersendiri mengapa dirinya tak mau menerima jabat tangan rider Spanyol tersebut.
Hubungan Personal Tak Penting
Rossi pun menyatakan bahwa jabat tangan tersebut takkan membuktikan apa pun soal hubungan personal keduanya. Rider Italia ini yakin bahwa lebih baik mereka fokus pada performa masing-masing di lintasan, dan tak perlu menjalin pertemanan.
Hubungan personal kami tak penting, malah hanya jadi beban pikiran. Kami hanya dua pembalap motor, mari balapan saja. Yang penting adalah bersikap tenang dan bekerja dengan baik. Sisanya hanya buang-buang waktu, bahkan jika sekadar membicarakannya. Toh tak ada aturan tertulis di mana pun bahwa kami harus makan malam bareng, ungkapnya lewat GPOne.
Pencerahan Paus
Rossi pun bergurau bahwa Marquez menawarkan jabat tangan mungkin dikarenakan enam kali juara dunia tersebut sempat bertemu Paus Fransiskus di Vatikan bersama Dani Pedrosa, Danilo Petrucci, Jack Miller dan Andrea Iannone pada Rabu (5/9).
Saya menyesali situasi ini, ini seperti adegan di film Blues Brothers di mana John Belushi memasuki gereja dan melihat cahaya, mungkin karena Marc baru saja bertemu Paus. Maaf, tapi sayalah yang memutuskan apa yang harus saya lakukan, pungkasnya. (gpo/dhy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Manchester United Berpotensi Raup Lebih dari Rp4 Triliun dari Hak Nama Stadion Baru
Liga Inggris 28 Januari 2026, 21:09
-
Proliga 2026: Tampil di Rumah Sendiri, Gresik Phonska Plus Bidik Kemenangan Penuh
Voli 28 Januari 2026, 20:33
-
Live Streaming Athletic Club vs Sporting - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:18
-
Live Streaming Pafos vs Slavia Praha - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:17
-
Live Streaming Ajax vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:16
-
Live Streaming Club Brugge vs Marseille - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Villarreal - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:14
-
Live Streaming PSV vs Bayern - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:10
-
Live Streaming Liverpool vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:09
-
Live Streaming PSG vs Newcastle - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:08
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04









