Protes Wasit, Inter Boikot Konferensi Pers Usai Laga Kontroversial vs Atalanta

Protes Wasit, Inter Boikot Konferensi Pers Usai Laga Kontroversial vs Atalanta
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah dalam laga Serie A melawan Atalanta, Sabtu (14/3/2026) (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - Inter Milan memilih melakukan boikot konferensi pers setelah pertandingan melawan Atalanta yang berakhir kontroversial. Klub memutuskan tidak mengirim pemain atau perwakilan untuk berbicara kepada media setelah laga tersebut.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza itu berakhir imbang 1-1 pada Sabtu (14/3/2026) malam WIB. Hasil tersebut diwarnai sejumlah insiden yang memicu perdebatan panjang.

Inter sempat unggul lebih dahulu melalui gol Francesco Pio Esposito pada babak pertama. Namun Atalanta berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Nikola Krstovic pada babak kedua.

Selain gol penyeimbang tersebut, ada juga insiden lain yang menjadi sorotan. Kontak antara Davide Frattesi dan Giorgio Scalvini di area penalti Atalanta tidak dianggap pelanggaran oleh wasit maupun VAR.

Inter Milan Tolak Bicara kepada Media

Inter Milan Tolak Bicara kepada Media

Para pemain Inter Milan merayakan gol dalam laga Serie A melawan Atalanta, Sabtu (14/3/2026) (c) AP Photo/Antonio Calanni

Setelah pertandingan berakhir, awak media menunggu kehadiran perwakilan Inter Milan untuk sesi wawancara. Namun tidak ada satu pun yang muncul di ruang konferensi pers.

Setelah lebih dari satu jam menunggu, klub akhirnya mengonfirmasi keputusan tersebut. Inter Milan memilih tidak memberikan komentar setelah pertandingan.

Langkah ini menjadi bentuk kekecewaan klub terhadap keputusan wasit dalam pertandingan tersebut. Inter merasa beberapa momen penting tidak ditangani dengan tepat.

Pertandingan Selanjutnya
Serie A Serie A | 14 Maret 2026
Inter Milan Inter Milan
21:00 WIB
Atalanta Atalanta

Keputusan Mogok Bicara dari Manajemen Klub

Keputusan Mogok Bicara dari Manajemen Klub

Penyerang Inter Milan, Francesco Pio Esposito, merayakan golnya pada pertandingan Serie A melawan Atalanta, Sabtu (14/3/2026) (c) AP Photo/Antonio Calanni

Menurut laporan dari koresponden DAZN di stadion Milan, Inter sebenarnya dijadwalkan menjalani wawancara pascapertandingan seperti biasa. Namun kontroversi yang terjadi selama laga membuat manajemen mengambil keputusan berbeda.

Para petinggi klub berdiskusi selama sekitar satu jam sebelum menentukan sikap. Pada akhirnya mereka sepakat tidak mengirim pemain maupun staf untuk berbicara kepada DAZN atau media lainnya.

Keputusan tersebut membuat seluruh pemain Inter tidak memberikan pernyataan apa pun setelah pertandingan melawan Atalanta.

Akhir Laga Berlangsung Panas

Akhir Laga Berlangsung Panas

Bek Inter Milan, Yann Bisseck, menyundul bola dalam laga Serie A melawan Atalanta, Sabtu (14/3/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Menjelang akhir pertandingan, suasana di lapangan sempat memanas. Ketegangan meningkat akibat sejumlah insiden yang terjadi sepanjang laga.

Asisten pelatih Inter, Aleksandar Kolarov, bahkan hampir terlibat perkelahian dengan bek Atalanta, Berat Djimsiti. Keduanya nyaris bentrok sebelum akhirnya dipisahkan oleh pemain dari kedua tim.

Di tengah situasi yang kacau, pelatih Inter Cristian Chivu juga mendapatkan kartu kuning sebelum akhirnya diusir dari lapangan oleh wasit Gianluca Manganiello. Insiden tersebut semakin menambah drama dalam pertandingan di Giuseppe Meazza.

Hasil Imbang Jadi Kemunduran Kedua Inter

Hasil Imbang Jadi Kemunduran Kedua Inter

Gelandang Atalanta, Marten de Roon (kiri), berebut bola dengan pemain Inter Milan, Henrikh Mkhitaryan, dalam pertandingan Serie A, Sabtu (14/3/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Hasil imbang melawan Atalanta menjadi kemunduran kedua secara beruntun bagi Inter. Sebelumnya mereka juga mengalami kekalahan pada Derby della Madonnina melawan AC Milan.

Kekalahan tersebut membuat keunggulan Inter di puncak klasemen Serie A menyusut menjadi tujuh poin. Situasi ini membuat persaingan di papan atas semakin ketat.

Jika Milan berhasil mengalahkan Lazio pada Senin (16/3) dini hari WIB, selisih poin bisa berkurang menjadi lima. Hal tersebut tentu akan meningkatkan tekanan bagi Inter dalam perburuan gelar musim ini.

Sumber: Goal International

Klasemen Serie A